Banjir Pekalongan, KAI Berencana Tinggikan Jalur hingga 50 Sentimeter
Rabu, 21 Januari 2026 | 16:07 WIB
Pekalongan, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemulihan atau operation recovery pada jalur kereta api di petak Stasiun Pekalongan–Sragi yang kembali terdampak banjir. Hal itu diungkap Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin seusai melakukan pengecekan langsung di lokasi, Rabu (21/1/2026).
Bobby menjelaskan KAI telah mengangkat jalur rel setinggi 23 sentimeter sepanjang petak terdampak banjir. Selanjutnya, pengangkatan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan stabilitas jalur rel dengan target ketinggian hingga 50 sentimeter.
“Untuk titik ini kami sudah melakukan pengangkatan 23 sentimeter. Selanjutnya kami akan melakukan pengangkatan rel hingga 50 sentimeter sepanjang kurang lebih 600 meter,” ujar Bobby.
Selain jalur rel, KAI juga akan melakukan pengangkatan pada struktur jembatan di lintasan tersebut. Upaya ini dilakukan karena jalur mengalami cekungan akibat genangan banjir.
“Tadi kita juga melihat bersama jembatan yang akan kita angkat. Target maksimal pengangkatan sampai 50 sentimeter agar jalur lebih stabil,” katanya.
Bobby berharap kondisi cuaca beberapa hari ke depan semakin membaik sehingga proses perbaikan bisa berjalan cepat dan optimal. Berdasarkan perkiraan BMKG, intensitas hujan di lokasi diperkirakan mulai menurun.
“Kalau diperkirakan oleh BMKG sampai tanggal 21 (Januari 2026) hari ini. Mudah-mudahan besok air sudah surut dan perjalanan kereta api kembali lancar seperti semula,” ujar Bobby.
Seiring proses pemulihan, KAI mencatat kondisi operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut telah menunjukkan perbaikan signifikan. Saat ini, sekitar 85% perjalanan kereta api telah kembali beroperasi normal.
“Untuk perjalanan kereta, saat ini sudah recover sekitar 85%. Masih ada 15% yang mengalami keterlambatan, namun praktis sudah tidak ada pembatalan. Pembatalan sudah nol,” kata Bobby.
Menurutnya, keterlambatan yang masih terjadi disebabkan proses perbaikan jalur yang masih berlangsung serta penyesuaian kecepatan demi menjaga keselamatan perjalanan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




