ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jalur Kereta Pekalongan–Sragi Terendam, Menhub Janji Perbaikan Cepat

Rabu, 21 Januari 2026 | 15:48 WIB
AU
MA
Penulis: Achmad Udin | Editor: MA
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi jalur kereta api di rute Stasiun Pekalongan–Sragi yang kembali terendam banjir.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi jalur kereta api di rute Stasiun Pekalongan–Sragi yang kembali terendam banjir. (Beritasatu.com/Achmad Udin)

Pekalongan, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi jalur kereta api di rute Stasiun Pekalongan–Sragi yang kembali terendam banjir.

Peninjauan oleh Menhub dilakukan sebagai evaluasi angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekaligus persiapan menghadapi angkutan Lebaran mendatang.

“Siang ini kita melihat langsung beberapa titik jalur kereta api yang tergenang. Ini menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Nataru kemarin dan juga persiapan kita menghadapi Lebaran,” ujar Dudy, Rabu (21/1/2026).

ADVERTISEMENT

Menhub menjelaskan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah dan akan mengambil sejumlah langkah strategis, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk mengantisipasi gangguan perjalanan kereta akibat banjir. Ia menilai dampak bencana banjir di kawasan Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Sragi berdampak besar bagi perjalanan kereta jarak jauh di lintas utara.

“Tentunya kita harus memikirkan bagaimana mengatasi banjir ini, tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Karena kondisi banjir saat ini relatif lebih besar dibandingkan sebelumnya,” kata Dudy.

Dudy menyebut penanganan banjir di jalur kereta api tidak bisa dilakukan sendirian oleh KAI. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga kementerian dan lembaga terkait, berkaitan dengan tata lingkungan dan pengelolaan sungai.

“Ini tidak mungkin dilakukan KAI sendirian. Ada keterkaitan dengan pemda, pemda kota, pemerintah provinsi, hingga instansi lain terkait permasalahan lingkungan dan sungai,” ucapnya.

Terkait keterlambatan perjalanan kereta api, Menhub menyebut faktor utama adalah pembatasan kecepatan di beberapa titik yang masih tergenang air. Pembatasan ini diterapkan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta termasuk penumpang.

“Ada keterlambatan karena pembatasan kecepatan. Beberapa jalur masih tergenang cukup tinggi, sehingga demi keselamatan, kecepatan kereta dikurangi. Ini berdampak pada on time performance (OTP),” ujar Dudy.

Menhub berharap normalisasi perjalanan kereta akibat banjir di petak Pekalongan-Sragi dapat dilakukan secepat mungkin. Dengan catatan, kondisi cuaca mendukung dan curah hujan tidak kembali meningkat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanggul Sungai Bremi Jebol, Pekalongan Dilanda Banjir

Tanggul Sungai Bremi Jebol, Pekalongan Dilanda Banjir

JAWA TENGAH
Hidup dengan Banjir dan Rob, Warga Pekalongan Tak Lagi Gagap

Hidup dengan Banjir dan Rob, Warga Pekalongan Tak Lagi Gagap

JAWA TENGAH
Bulog Salurkan 13,1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Pekalongan

Bulog Salurkan 13,1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Pekalongan

JAWA TENGAH
Menilik Akar Bahaya Tenggelamnya Pekalongan

Menilik Akar Bahaya Tenggelamnya Pekalongan

JAWA TENGAH
Banjir Pekalongan, KAI Berencana Tinggikan Jalur hingga 50 Sentimeter

Banjir Pekalongan, KAI Berencana Tinggikan Jalur hingga 50 Sentimeter

JAWA TENGAH
Banjir Pekalongan Mulai Surut, Pengungsi Justru Bertambah

Banjir Pekalongan Mulai Surut, Pengungsi Justru Bertambah

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon