Banjir Akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol Meluas ke Jalan Provinsi
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:32 WIB
Demak, Beritasatu.com - Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kabupaten Demak, Jawa Tengah meluas hingga ke jalan provinsi tergenang banjir sedalam 50 sentimeter dan permukiman hingga mencapai satu meter. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat yang melintas jalan antarkabupaten pun lumpuh dan tak sedikit pemotor mogok.
Genangan banjir yang terus meluas ke jalan utama sekira 50 sentimeter tersebut membuat sejumlah pemotor yang nekat menerjang banjir motok mati mesin.
Seperti yang dikeluhkan Rizal Alfarizi, pekerja pabrik warga Kebonagung yang terpaksa harus mendorong motornya sesaat melintasi genangan banjir di wilayah tersebut.
"Mau berangkat kerja, belum tahu kalau di sini juga banjir. Tak kira surut, ternyata banjirnya cukup dalam. Susah kalau ke tempat kerja kalau banjir apalagi ini jalan utama Semarang-Purwodadi (Grobogan)," ungkap Rizal sembari mendorong motor.
Tak hanya itu, selain genangan banjir titik jebolnya tanggul yang membuat jalan rusak parah itu juga berdampak pada transportasi umum Semarang-Grobogan semakin sulit dicari. Seperti yang dirasakan Siswanto, warga Semarang yang hendak ke Grobogan terpaksa harus jalan kaki karena sulit mencari bus.
"Mau pulang ziarah makam orang tua. Ini jalan kaki karena jalannya putus juga banjir. Cari bus susah karena pengaruh banjir tadi, ini ya terpaksa jalan kaki sambil cari tumpangan," keluh Siswanto.
Anggota Polsek Kebonagung, Aipda Noor Yanto mengimbau bagi pengguna jalan bisa memilih jalan alternatif lainnya karena selain jalan titik jebolan tanggul rusak parah genangan banjir masih cukup dalam dan beresiko untuk kendaraan kecil.
"Kalau permukiman masih ada yang satu meter. Bagi pengguna jalan terutama dari Semarang mau ke Purwodadi maupun sebaliknya diimbau melewati jalan lain dahulu," imbuh Aipda Noor Yanto di lokasi.
Genangan banjir di jalan utama tersebut juga merusak sejumlah ruko di pinggir jalan, selain derasnya arus kiriman dari jebolnya tanggul juga tak sedikit kendaraan besar melintas yang merusak bangunan sepanjang jalan genangan banjir tersebut.
Seperti diketahui, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Senin (17/2/2026) kemarin berdampak pada dua wilayah yakni Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan dengan kedalaman banjir di permukiman mencapai satu meter. Hingga kini berbagai pihak terus berupaya melakukan perbaikan tanggul darurat serta menormalisasi kondisi jalan provinsi tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




