ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diskon Separuh Harga, Cabai 200 Kg Ludes dalam 1 Jam di Karanganyar

Senin, 23 Februari 2026 | 17:24 WIB
AZ
BW
Penulis: Abdul Alim Muhamad Zamzami | Editor: BW
Penjualan cabai rawit merah di pasar murah di Karanganyar, Senin 23 Februari 2026.
Penjualan cabai rawit merah di pasar murah di Karanganyar, Senin 23 Februari 2026. (Beritasatu.com/Abdul Alim Muhamad Zamzami)

Karanganyar, Beritasatu.com — Sebanyak 200 kilogram cabai rawit merah yang dijual dengan harga subsidi di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Senin (23/2/2026), habis terjual hanya dalam waktu sekitar 1 jam. Sejak dibuka pukul 09.00 WIB, warga langsung memadati lokasi pasar murah tersebut.

Antrean didominasi pedagang dan pelaku usaha kecil yang biasa berjualan di sekitar Alun-alun Karanganyar. Banyak pula ibu rumah tangga yang memanfaatkan momentum ini untuk membeli cabai dengan harga lebih ringan di tengah lonjakan harga pasar.

Setiap pembeli rata-rata mendapatkan jatah dua kilogram dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian. Antusiasme tinggi tidak terlepas dari selisih harga yang cukup jauh dibandingkan harga pasar.

ADVERTISEMENT

Di pasaran, harga cabai rawit merah saat ini berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 125.000 per kilogram. Sementara melalui program subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, komoditas tersebut dijual Rp 65.000 per kilogram.

Salah satu warga, Rini, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. “Harga di sini jauh lebih murah. Kalau beli di pasar berat sekali, bisa di atas Rp 120.000,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Yuli yang juga membeli cabai dalam kegiatan itu. “Lumayan selisihnya, jadi bisa mengurangi biaya belanja,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniasih, menjelaskan pasar murah ini digelar sebagai langkah stabilisasi harga di tengah terbatasnya pasokan dan belum masuknya masa panen.

“Kami melihat harga cabai rawit di pasaran naik cukup tinggi karena pasokan sedang kurang dan belum musim panen. Melalui pasar murah yang disubsidi Pemprov Jateng ini, kami ingin membantu pedagang kecil agar tetap bisa berjualan dengan harga yang wajar,” ujar Feriana.

Ia menambahkan, pasokan cabai sebanyak 200 kilogram tersebut didatangkan langsung dari petani di Magelang dan Boyolali. Selama ini, kebutuhan cabai di Karanganyar memang banyak dipenuhi dari luar daerah, termasuk sebagian wilayah Jawa Timur.

Selain cabai, sejumlah bahan pokok lain juga mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan. Harga daging ayam kini mencapai Rp 40.000 per kilogram, melampaui harga acuan pemerintah akibat meningkatnya permintaan. 
Telur ayam turut naik di kisaran Rp 29.000 hingga Rp 30.000 per kilogram karena kebutuhan industri kue kering.

Sementara itu, harga beras medium dan gula pasir relatif stabil, dengan gula pasir berada di kisaran Rp 17.000 per kilogram.

Feriana menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggelar operasi pasar lanjutan apabila harga komoditas masih berfluktuasi, khususnya menjelang Ramadan.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon