ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Atap Galvalum Ponpes di Mojokerto Terbang, Ratusan Siswa Panik

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 17:51 WIB
AS
BW
Penulis: Achmad Supriyadi | Editor: BW
Atap yang terbuat dari galvalum Pondok Pesantren Darul Hikmah tertiup angin kencang menimpa atap rumah warga di Jalan KH Ismail Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu 12 Oktober 2024.
Atap yang terbuat dari galvalum Pondok Pesantren Darul Hikmah tertiup angin kencang menimpa atap rumah warga di Jalan KH Ismail Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu 12 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Achmad Supriyadi)

Mojokerto, Beritasatu.com - Atap yang terbuat dari galvalum Pondok Pesantren Darul Hikmah tertiup angin kencang menimpa atap rumah warga di Jalan KH Ismail Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Peristiwa angin kencang itu terjadi sekitar 15 menit dan mengakibatkan atap yang terbuat dari galvalum itu terbang dan sempat membuat panik ratusan siswa yang sedang ada kegiatan belajar.

"Lima sampai 10 menit angin gulung (kencang) di sekitar sini. Saya baru datang ke sini, ketika itu suaranya keras sekali dan ternyata atap di sini ikut terbang tidak langsung ke sana (belakang). Karena keadaan panik, langsung diberikan pengumuman ke seluruh siswa karena kebetulan siswa yang di dalam kelas," kata salah satu dewan pengasuh Ponpes Darul Hikmah Abdul Hafid, Sabtu (12/10/2024).

Ia menambahkan, beruntung tidak ada korban atas kejadian angin kencang yang membuat atap ponpes dan madrasah tsanawiyah ini terbang. Hak itu karena semua siswa yang berada di dalam kelas keluar.

ADVERTISEMENT

"Ada sekitar 300 siswa disuruh keluar semua, berkumpul di aula semua agar tidak ada korban karena atap ini berada persis di atas anak-anak yang sedang kumpul di bawah jadi langsung dijauhkan dari lokasi," ungkapnya.

Menurut Hafid, angin kencang juga menerbangkan beberapa material sekolah selain atap galvalum yang tertiup hingga belasan meter dan menimpa atap rumah warga.

"Anginnya juga lumayan lama lebih dari 15 menit dan material-material di sini banyak yang berterbangan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon