KLB Campak di Sumenep, Dinkes Sisir Sekolah untuk Vaksinasi Massal
Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:53 WIB
Sumenep, Beritasatu.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep terus melakukan penyisiran ke sekolah-sekolah taman kanak-kanak (TK) dan PAUD dalam rangka vaksinasi massal campak. Hal ini menyusul status kejadian luar biasa (KLB) campak yang ditetapkan setelah jumlah pasien mencapai 2.105 kasus sejak Januari hingga akhir Agustus 2025.
“Angkanya memang masih naik, tetapi kami optimistis dengan vaksinasi massal ini laju penambahan pasien baru bisa ditekan. Saat ini tercatat sudah 2.105 pasien,” ujar Kepala Dinkes Sumenep, dr Elliya Fardasah, Selasa (26/8/2025).
Elliya menambahkan, jumlah pasien meninggal akibat campak saat ini mencapai 17 anak. Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya belum pernah mendapat vaksinasi campak, sementara satu anak sudah divaksin namun tidak lengkap.
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, mengimbau para orang tua agar mendukung penuh program vaksinasi massal ini demi keselamatan anak-anak.
“Mohon dukungan dari semua pihak, baik sekolah di daratan maupun kepulauan. Program ini untuk kebaikan bersama dan demi kesehatan anak-anak kita,” tegas Imam Hasyim.
Sebelumnya, Dinkes Sumenep juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur untuk penyiapan vaksin.
“Kami menyiapkan sekitar 80.000 dosis vaksin campak untuk anak-anak. Semua sudah siap, termasuk tenaga kesehatan. Selain menyasar TK dan PAUD, seluruh Puskesmas juga kami siagakan untuk memenuhi permintaan vaksinasi campak,” tambah Imam Hasyim.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




