ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Yai Mim Kembali Dilaporkan atas Dugaan Teror dan Video Asusila

Senin, 20 Oktober 2025 | 14:34 WIB
PS
HH
Penulis: Putu Ayu Pratama Sugiyo | Editor: HP
Kuasa hukum Sahara, Moh Zakki.
Kuasa hukum Sahara, Moh Zakki. (Beritasatu.com/Putu Ayu Pratama Sugiyo)

Malang, Beritasatu.com - Konflik antara mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim, dengan tetangganya, Sahara, terus berlanjut. Pihak Sahara berencana kembali melaporkan Yai Mim atas dugaan penyebaran konten video asusila yang diduga dilakukan secara sengaja untuk menekan secara verbal dan psikologis.

Penasihat hukum Sahara, Moh Zakki mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah bukti yang akan menjadi dasar laporan baru tersebut.

“Semua bukti sudah kami amankan. Kemungkinan besok atau lusa laporan baru soal dugaan pornografi akan dibuat, tetapi bukan oleh kami,” ujar Zakki saat dikonfirmasi, Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

Zakki menjelaskan, kliennya diduga mengalami pelecehan secara verbal dan psikologis setelah diperlihatkan video pribadi yang tidak pantas oleh Yai Mim. Ia menilai tindakan tersebut telah menimbulkan tekanan mental yang cukup berat bagi Sahara.

“Pelecehan secara verbal dan dengan menunjukkan video asusila tersebut sangat mengganggu kondisi psikologis klien kami,” katanya.

Zakki menambahkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, video pribadi Yai Mim juga diduga dikirimkan kepada beberapa orang lain di lingkungan sekitar. Setidaknya tiga orang saksi disebut telah memberikan keterangan bahwa mereka sempat menerima kiriman video serupa, meski kemudian segera menghapusnya.

“Beberapa orang mengaku sempat dikirimi video itu. Namun, karena merasa tidak nyaman, mereka langsung menghapusnya,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kuasa hukum mengaku tidak bisa memaksa korban atau saksi lain untuk berbicara lebih jauh karena hal itu menyangkut privasi dan hak asasi masing-masing individu.

“Kalau mereka tidak mau speak up, itu hak mereka. Kami tidak bisa memaksa, karena ini menyangkut privasi dan kenyamanan pribadi,” tambah Zakki.

Sebelumnya, Sahara telah lebih dahulu melaporkan Yai Mim ke polisi pada 8 Oktober 2025 atas dugaan pelecehan verbal dan tindakan tidak pantas yang disebut terjadi sebanyak empat kali.

Selain itu, laporan lain juga telah dibuat pada 18 September 2025 terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Sahara dan usaha rental mobil miliknya.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan baru yang akan dilayangkan terhadap Yai Mim.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Alasan Yai Mim Ditempatkan di Sel Khusus sebelum Meninggal Dunia

Alasan Yai Mim Ditempatkan di Sel Khusus sebelum Meninggal Dunia

JAWA TIMUR
Yai Mim Meninggal, Polres Malang Hentikan Kasusnya

Yai Mim Meninggal, Polres Malang Hentikan Kasusnya

JAWA TIMUR
Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar, Keluarga: Beliau Sosok Baik

Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar, Keluarga: Beliau Sosok Baik

JAWA TIMUR
Kronologi Kasus Yai Mim dari Konflik Parkir hingga Meninggal Dunia

Kronologi Kasus Yai Mim dari Konflik Parkir hingga Meninggal Dunia

JAWA TIMUR
Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

JAWA TIMUR
Yai Mim Meninggal Saat Diperiksa di Polresta Malang

Yai Mim Meninggal Saat Diperiksa di Polresta Malang

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon