ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Libur Nataru, Penumpang Trans Jatim Tembus 30.000 di Malang

Sabtu, 27 Desember 2025 | 10:02 WIB
DF
DM
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: DM
Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dimanfaatkan warga Malang Raya, Jawa Timur, untuk berwisata menggunakan transportasi publik. Trans Jatim menjadi pilihan favorit karena dinilai praktis dan terjangkau.
Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dimanfaatkan warga Malang Raya, Jawa Timur, untuk berwisata menggunakan transportasi publik. Trans Jatim menjadi pilihan favorit karena dinilai praktis dan terjangkau. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dimanfaatkan warga Malang Raya, Jawa Timur, untuk berwisata menggunakan transportasi publik. Trans Jatim menjadi pilihan favorit karena dinilai praktis dan terjangkau.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur mencatat, sejak Trans Jatim beroperasi beriringan dengan masa libur Nataru, jumlah pengguna hampir menyentuh 30.000 penumpang. Lonjakan terjadi secara bertahap dengan penambahan ratusan penumpang setiap hari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dishub Jatim, Cito Eko Yuly Saputro, mengatakan peningkatan penumpang berkisar 200 hingga 300 orang per hari selama periode libur. “Memang ada lonjakan. Penambahan sekitar 200 hingga 300 penumpang,” ujar Cito, Sabtu (27/12/2025).

ADVERTISEMENT

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang lebih besar, Dishub Jatim menyiapkan opsi penambahan ritase perjalanan. Penyesuaian operasional dilakukan dengan meningkatkan frekuensi perjalanan pulang dan pergi (PP) setiap armada tanpa menambah unit bus.

“Contohnya, satu bus biasanya 3 kali pulang pergi. Bisa ditambah menjadi 4 kali,” jelasnya.

Cito menegaskan, penambahan armada baru belum menjadi pilihan dalam waktu dekat. Alasannya, proses produksi bus Trans Jatim membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dan memiliki spesifikasi khusus yang tidak bisa dipenuhi secara instan.

“Kalau menambah bus sepertinya tidak memungkinkan dalam waktu dekat. Pembuatan bus memerlukan waktu, apalagi Trans Jatim punya spesifikasi khusus,” ungkapnya.

Selama libur Nataru, Dishub Jatim terus melakukan pemantauan harian terhadap pergerakan penumpang Trans Jatim di wilayah Malang Raya. Langkah ini dilakukan agar penyesuaian operasional dapat segera diterapkan jika lonjakan terjadi secara signifikan.

“Jika ada lonjakan signifikan, penyesuaian akan langsung dilakukan melalui penambahan ritase,” pungkas Cito.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kereta PSO Andalan Nataru, Daop 1 Jakarta Angkut 119.000 Penumpang

Kereta PSO Andalan Nataru, Daop 1 Jakarta Angkut 119.000 Penumpang

JAKARTA
Libur Panjang Nataru Tak Dongkrak Wisata Baduy, Kunjungan Turun

Libur Panjang Nataru Tak Dongkrak Wisata Baduy, Kunjungan Turun

BANTEN
Sensasi Petik Melon dari Belanda hingga Taiwan Kini Ada di Sukabumi

Sensasi Petik Melon dari Belanda hingga Taiwan Kini Ada di Sukabumi

JAWA BARAT
Jasa Raharja: 495 Korban Meninggal Selama Libur Nataru

Jasa Raharja: 495 Korban Meninggal Selama Libur Nataru

NASIONAL
Ramainya Arus Penumpang Bawa Berkah untuk Porter Stasiun Cirebon

Ramainya Arus Penumpang Bawa Berkah untuk Porter Stasiun Cirebon

JAWA BARAT
Puncak Arus Balik, Penumpang Terminal Kalideres Naik 27 Persen

Puncak Arus Balik, Penumpang Terminal Kalideres Naik 27 Persen

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon