ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Batu Raksasa Longsor dari Bukit Tutup Akses Jalan 4 Desa di Jember

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:03 WIB
AN
RA
Penulis: Ahmad Hisyam Nugroho | Editor: RP
Batu raksasa longsor dari bukit lalu jatuh ke jalanan di Dusun Krajan, Desa Sukereno, Kecamatan Kalisat hingga menutup jalanan akses penghubung empat desa di dua kecamatan.
Batu raksasa longsor dari bukit lalu jatuh ke jalanan di Dusun Krajan, Desa Sukereno, Kecamatan Kalisat hingga menutup jalanan akses penghubung empat desa di dua kecamatan. (Beritasatu.com/Hisyam Nugroho)

Jember, Beritasatu.com – Sebuah batu raksasa berdiameter sekitar lima meter jatuh ke jalanan di Dusun Krajan, Desa Sukereno, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Insiden ini membuat akses jalan penghubung empat desa di Kecamatan Kalisat dan Kecamatan Arjasa tertutup total. Batu tersebut berasal dari longsoran bukit.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada Sabtu (17/1/2026) pagi, batu terlihat hampir menutupi seluruh bahu jalan, sehingga hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas.

Agus Sugianto, salah satu warga, menjelaskan jatuhnya batu terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, saat curah hujan cukup tinggi dan kondisi jalan sedang sepi.

ADVERTISEMENT

"Hujannya dari siang hari sampai malam, batunya itu jatuh sekitar jam 14.00 WIB saat kondisi jalanan sedang sepi,” ujar Agus kepada Beritasatu.com, Sabtu (17/1/2026). 

Agus menambahkan, longsoran batu ini menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas langsung, sehingga harus memutar jalan lebih jauh.

"Kalau mobil sudah tidak bisa lewat sini, harus memutar lebih jauh. Ini jalanan dilewati warga untuk ke arah Desa Sukereno, Patempuran, Glagahwero dan Desa Kotok,” tambahnya. 

Kapolsek Kalisat Ika Mufid menyampaikan, longsor batu besar ini dipicu oleh intensitas curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Jember selama beberapa hari terakhir.

"Kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat melewati jalur ini, dikhawatirkan terjadi longsor susulan serupa terjadi,” jelas Mufid. 

Mufid menambahkan, upaya pemindahan batu sementara harus dilakukan secara manual karena jika menggunakan alat berat, dikhawatirkan dapat menimbulkan longsor susulan. Hingga berita ini diturunkan, personel gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait guna penanganan lebih lanjut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon