ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Imlek 2026: Warga Padati Klenteng Pak Kik Bio untuk Doa Bersama

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:47 WIB
AP
SL
Penulis: Agung Dharma Putra | Editor: LES
Perayaan Imlek 2026, ratusan umat Konghucu padati klenteng Pak Kik Bio di Jl Jagalan, Surabaya, Selasa 17 Februari 2026.
Perayaan Imlek 2026, ratusan umat Konghucu padati klenteng Pak Kik Bio di Jl Jagalan, Surabaya, Selasa 17 Februari 2026. (Beritasatu.com/Agung Dharna)

Surabaya, Beritasatu.com –  Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 berlangsung khidmat di Kota Pahlawan. Ratusan umat Khonghucu tampak memadati Klenteng Pak Kik Bio - Hian Thian Siang Tee yang berlokasi di Jalan Jagalan, Surabaya, Selasa (17/2/2026). Sejak pagi hingga sore hari, umat silih berganti menjalankan ibadah sembahyang bersama keluarga untuk menyambut tahun baru.

Klenteng Pak Kik Bio, atau yang lebih populer dengan sebutan Klenteng Jagalan, menjadi pusat perhatian warga yang ingin beribadah maupun sekadar menyaksikan kemeriahan Imlek. Mayoritas umat yang datang berasal dari wilayah Surabaya dan sekitarnya. Mereka datang membawa harapan baru dalam ritual peribadatan yang mengalir tertib.

Perwakilan pengurus Klenteng Pak Kik Bio, Jemmy, menjelaskan bahwa antusiasme umat pada Imlek tahun ini sangat terasa. Pihaknya memprediksi arus jemaat akan terus mengalir hingga sore nanti.

ADVERTISEMENT

"Di perkirakan ada 150-an umat yang berdatangan untuk beribadah tahun baru molek di Klenteng ini," ungkap Jemmy saat ditemui di sela-sela aktivitas ibadah, Selasa (17/2/2026).

Bangunan Cagar Budaya

Selain menjadi tempat ibadah, Klenteng Pak Kik Bio memiliki nilai historis yang tinggi bagi Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya telah menetapkan bangunan ini sebagai Cagar Budaya sejak tahun 2013 melalui SK Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/364/436.1.2/2013.

Sejarah mencatat, lokasi kelenteng ini awalnya merupakan Rumah Sakit Mardi Santoso. Setelah ludes terbakar akibat serangan tentara sekutu, Kho Sien Tjing selaku pemilik tanah menghibahkan lahan tersebut untuk pembangunan tempat ibadah.

Proses pembangunan dimulai pada 8 April 1951 dan diresmikan setahun kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1952. Kini, bangunan tersebut berdiri kokoh sebagai simbol toleransi dan kekayaan sejarah di jantung Surabaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pasar Murah di Klenteng Tjong Hok Bio Diserbu Warga Terdampak Banjir

Pasar Murah di Klenteng Tjong Hok Bio Diserbu Warga Terdampak Banjir

JAWA TENGAH
400 Anak Yatim Buka Puasa di Vihara Dhanagun Bogor

400 Anak Yatim Buka Puasa di Vihara Dhanagun Bogor

JAWA BARAT
Prabowo: Imlek 2026 Momentum Jaga Persatuan dan Jati Diri Bangsa

Prabowo: Imlek 2026 Momentum Jaga Persatuan dan Jati Diri Bangsa

NASIONAL
Hari Ini, Puncak Harmoni Imlek 2026 Digelar di Lapangan Banteng

Hari Ini, Puncak Harmoni Imlek 2026 Digelar di Lapangan Banteng

JAKARTA
Uniknya Pesta Ultah Supermewah Anjing Bertemakan Imlek di Surabaya

Uniknya Pesta Ultah Supermewah Anjing Bertemakan Imlek di Surabaya

JAWA TIMUR
Ritual Poae Pwe Restui Cap Go Meh di Manado

Ritual Poae Pwe Restui Cap Go Meh di Manado

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT