Dina Lorenza Puji Kemenkop Dorong Ekraf lewat Desa Merah Putih
Jumat, 27 Juni 2025 | 06:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Dina Lorenza mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dalam mewujudkan pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) berbasis koperasi di Indonesia.
Dina Lorenza menyebut, program koperasi merah putih serta pengembangan kelurahan dan desa Merah Putih menjadi langkah strategis untuk mendorong ekonomi kreatif yang berbasis koperasi di tingkat lokal.
“Saya mengapresiasi langkah kolaborasi dari Kementerian Koperasi dan UMKM bersama Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mewujudkan koperasi merah putih dan Desa Merah Putih khususnya untuk mendorong ekonomi kreatif berbasis koperasi,” ujar Dina Lorenza dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Ekonomi Kreatif dan Badan Ekonomi di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Dina Lorenza menekankan pentingnya peran Lembaga pengelola dana bergulir koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah Republik (LPDB-UMKM) sebagai sumber pendanaan bagi para pelaku UMKM, yang menjadi penopang utama keberhasilan program ini.
“Dengan adanya dukungan dana dari LPDB-UMKM, diharapkan program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Ia berharap agar program ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan keunikan karakteristik lokal di berbagai daerah, sehingga tidak hanya menjadi program seremonial.
“Kita berharap Kementerian Ekonomi Kreatif memastikan sistem kerja kolaborasi berjalan efektif dan berkelanjutan, sesuai keragaman karakteristik lokal di Indonesia,” jelasnya.
Sebagai anggota Komisi VII, Dina Lorenza mendorong pembangunan infrastruktur ruang kreatif berbasis koperasi agar dapat memberi nilai ekonomi nyata bagi UMKM.
Dina Lorenza menegaskan, pentingnya penetapan standar minimum fasilitas dan tanggung jawab operasional ruang kreatif agar keberlanjutan program dapat terjaga.
“Kami juga meminta kejelasan siapa yang bertanggung jawab terhadap operasional ruang kreatif di desa agar program dapat berjalan maksimal,” tegasnya.
Ia mengakhiri dengan memberikan dukungan penuh atas kolaborasi ini, sembari mengingatkan pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala demi menjaga keberlangsungan program.
“Kami mendukung penuh kolaborasi ini, tapi harus terus dimonitor dan dievaluasi agar program tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




