ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gelombang Seniman Barat Ramai Boikot Budaya Israel Semakin Menguat

Sabtu, 20 September 2025 | 18:00 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Seniman dan selebritas Barat ramai menyerukan boikot budaya Israel, termasuk aktor top Hollywood Javier Bardem saat di Emmy Awards 2025.
Seniman dan selebritas Barat ramai menyerukan boikot budaya Israel, termasuk aktor top Hollywood Javier Bardem saat di Emmy Awards 2025. (AP Photo/AP)

Paris, Beritasatu.com- Dari industri musik, film, hingga penerbitan, semakin banyak seniman negara-negara Barat yang menyerukan boikot budaya terhadap Israel karena aksinya di Gaza, Palestina lewat petisi boikot beberapa badan perfilman Israel.

Dengan sebagian besar pemerintah Barat yang menolak sanksi ekonomi besar, para musisi, selebritas, dan penulis berharap dapat membangun tekanan publik untuk tindakan lebih lanjut, dengan harapan dapat meniru keberhasilan blokade Afrika Selatan di era apartheid.

"Saya sama sekali tidak ragu kalau secara global, kita berada di titik kritis," ujar Khalid Abdalla aktor bintang  The Kite Runner dan The Crown.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, ada juga surat terbuka dari Film Workers for Palestine yang telah mengumpulkan ribuan tanda tangan termasuk dari aktor dan aktris top Hollywood, Emma Stone dan Joaquin Phoenix yang  berjanji untuk memutuskan hubungan dengan institusi Israel termasuk institusi perfilman mana pun yang terlibat dalam genosida, dikutip dari Arab News, Sabtu (20/9/2025).

"Fenomena bola salju sedang terjadi sekarang, dan ini terjadi di berbagai bidang. Ini bukan hanya di bidang industri pekerja film," tambah Khalid.

Pada gelaran Emmy Awards yang baru saja selesai digelar belum lama ini, para aktor dan aktris yang menjadi pemenang seperti Javier Bardem dan Hannah Einbinder, berbicara lantang menyuarakan krisis kemanusiaan mematikan di Gaza akibat ulah Israel, pernyataan serupa juga menggaung di Festival Film Venesia pada awal September 2025.

Sedangkan dari dunia musik, musisi Massive Attack mengumumkan mereka bergabung dengan kolektif musik bernama "No Music for Genocide" yang akan mengajak para artis untuk mencoba memblokir streaming lagu-lagu mereka di Israel.

Israel diketahui juga terancam diboikot dari kontes lagu populer Eurovision, para penulis lagu telah menandatangani surat terbuka untuk menyatakan boikotnya.

Sementara dari dunia olahraga,  Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez tengah memimpin upaya untuk meniadakan Israel dari acara olahraga apa pun di Spanyol.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT