Lelah dengan Hybe, Min Hee Jin Siap Lepas Rp 2,3 T demi Akhiri Konflik
Kamis, 26 Februari 2026 | 10:12 WIB
Seoul, Beritasatu.com – Mantan CEO agensi Ador, Min Hee Jin mengambil langkah mengejutkan dalam konfliknya dengan Hybe. Melalui konferensi pers, ia menyatakan mengaku bersedia melepaskan hak pembayaran senilai 25,5 miliar won atau sekitar Rp 2,3 triliun yang sebelumnya ia dapatkan melalui putusan pengadilan tingkat pertama
Pernyataan tersebut ia sampaikan lewat konferensi pers yang digelar di Kyowon Challenge Hall, Jongno-gu, Seoul, Rabu (25/2/2026).
Dalam pernyataannya, otak kreatif di balik grup New Jeans tersebut tawarkan dengan satu syarat utama yakni seluruh gugatan hukum yang melibatkan dirinya dan pihak terkait dihentikan sepenuhnya.
"Nilai 25,5 miliar won adalah jumlah yang mungkin tidak akan pernah ditemui seseorang seumur hidupnya. Namun ada sebuah nilai yang jauh lebih saya inginkan dibanding uang sebesar itu," ujar Min Hee Jin, dikutip dari Korea Times, Kamis (26/2/2026).
Ia mengusulkan agar label Hybe bersama anak perusahaannya, Ador, menghentikan seluruh proses hukum yang masih berjalan, termasuk perkara yang menyeret anggota New Jeans, mantan karyawan Ador, mitra bisnis, hingga komunitas penggemar New Jeans.
"Saya mengusulkan agar sebagai ganti dari penerimaan 25,5 miliar won itu, semua gugatan perdata dan pidana yang sedang berlangsung dihentikan dan pertikaian ini diakhiri. Ini harus diakhiri agar tidak ada lagi kebisingan yang tercipta,” tegas mantan direktur SM Entertainment tersebut.
Putusan Pengadilan dan Penangguhan Eksekusi
Konferensi pers tersebut digelar dua pekan setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul memenangkan gugatan Min Hee Jin pada 13 Februari 2026 terkait sengketa perjanjian pemegang saham dengan Hybe melalui mekanisme put option atau hak jual saham.
Dalam putusannya, pengadilan menyatakan tidak ditemukan bukti kuat yang mendukung tuduhan dari label yang membawahi BTS tersebut atas Min Hee Jin berusaha mengambil alih kendali Ador. Pengadilan juga menilai kekhawatiran Min Hee Jin terkait etika kreatif sebagai pertimbangan manajerial yang sah.
"Saya mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada pengadilan yang telah dengan cermat memeriksa inti dari perkara ini dalam waktu yang panjang dan mengkonfirmasinya melalui putusannya," kata Min Hee Jin.
Namun, sehari sebelum konferensi pers berlangsung, pengadilan mengabulkan permohonan Hybe untuk menangguhkan eksekusi putusan tersebut. Keputusan ini membuat pembayaran yang seharusnya diterima Min belum dapat direalisasikan selama proses banding berlangsung.
Langkah Min Hee Jin menawarkan pelepasan pembayaran tersebut pun dinilai sejumlah pihak sebagai upaya membuka jalan rekonsiliasi dan mengakhiri konflik hukum yang berkepanjangan.
Nasib New Jeans Jadi Pertimbangan Utama
Dalam konferensi pers, Min Hee Jin secara emosional menyebut kondisi para anggota New Jeans sebagai alasan utama di balik keputusannya. Menurutnya, konflik hukum yang berlangsung lebih dari dua tahun telah menyeret para anggota grup ke berbagai proses hukum yang seharusnya tidak mereka hadapi.
"Saya tidak bisa lagi menyaksikan kenyataan di mana lima anggota yang seharusnya berdiri bahagia di atas panggung justru harus berdiri di ruang sidang. Tidak ada yang bisa memandang situasi ini dengan perasaan senang. Anda tidak bisa menciptakan musik dengan hati yang berantakan,” pungkasnya.
Saat ini, Ador tengah berupaya menegaskan kembali kontrak dengan tiga anggota New Jeans, yakni Haerin, Hyein, dan Hanni, serta masih bernegosiasi dengan Minji. Sementara itu, gugatan ganti rugi terpisah terhadap Danielle masih berlangsung di Pengadilan Distrik Pusat Seoul terkait dugaan pelanggaran kontrak eksklusif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




