Sindir Inara Rusli, Wardatina Mawa: Saya Tidak Mau yang Bekas
Kamis, 5 Maret 2026 | 22:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Influencer Wardatina Mawa mantap berpisah dari suaminya, Insanul Fahmi. Keputusan itu diambil setelah Mawa melaporkan suaminya dugaan perselingkuhan dan perzinahan dengan Inara Rusli.
Mawa telah mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangga yang menurutnya sudah tidak bisa dipertahankan lagi.
“Saya punya harga diri. Saya punya hak untuk melepaskan semuanya dan saya tidak mau bersama lelaki pengkhianat," tegas Wardatina Mawa dikutip dari channel Investigasi, Kamis (5/3/2025).
"Saya sudah ikhlas. Kalau memang mau, silakan ambil. Saya tidak mau bekas-bekas,” ujarnya menyindir Inara Rusli.
Mawa menilai persoalan rumah tangganya dengan Insanul Fahmi sudah tidak mungkin lagi diselesaikan secara damai. Menurutnya, pengkhianatan yang dilakukan suaminya telah melukai dirinya dan juga anak mereka.
“Nasi sudah jadi bubur. Saya mengambil keputusan dengan baik, jadi hormati keputusan saya. Insyaallah keputusan ini tidak akan tergoyahkan. Saya mengambil langkah menggugat cerai ini secara sadar dan tanpa intervensi siapa pun,” tegasnya.
Ia mengaku mengikhlaskan Insanul Fahmi apabila ingin melanjutkan hubungan dengan Inara Rusli.
“Kalau mereka mau bersama, tidak apa-apa, bersama saja. Aku sudah ikhlas. Yang jelas aku tidak apa-apa, aku benar-benar sudah ikhlas. Sudah, ambil saja. Semoga kalian bahagia,” tuturnya.
Meski memutuskan berpisah, Mawa menegaskan, tidak akan mempersulit Insanul Fahmi jika ingin bertemu dengan anak mereka.
“Aku tidak akan mempersulit Insan, kalau ingin bertemu anaknya setelah kami bercerai. Bagaimanapun dia tetap ayah dari anak saya,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




