ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mawa Gugat Nafkah Rp 100 Juta, Insanul Fahmi Pilih Pasrah

Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:32 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Wardatina Mawa menuntut nafkah Rp 100 juta dalam sidang cerai dengan Insanul Fahmi di PA Medan, sementara hak asuh anak disepakati jatuh ke pihak ibu.
Wardatina Mawa menuntut nafkah Rp 100 juta dalam sidang cerai dengan Insanul Fahmi di PA Medan, sementara hak asuh anak disepakati jatuh ke pihak ibu. (Google)

Jakarta, Beritasatu.com - Nafkah Rp 100 juta menjadi tuntutan utama Wardatina Mawa dalam sidang cerainya dengan Insanul Fahmi di Pengadilan Agama Medan, Sumatera Utara. Dalam sidang mediasi yang digelar Rabu (25/3), isu tersebut mencuat bersamaan dengan pembahasan hak asuh anak.

Dalam mediasi itu, Insanul Fahmi menyatakan tidak keberatan apabila hak asuh anak diberikan kepada Wardatina Mawa. Namun, untuk keputusan akhir, ia memilih menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim. Kuasa hukumnya, Ardi, menyebut proses masih akan berlanjut ke tahap pembuktian.

“Kebetulan tadi mediasi hanya menitikberatkan kepada hak asuh anak. Hasilnya, Bang Insan tidak keberatan jika hak asuh anak bersama Mawa,” ujar Ardi, Jumat (27/3/2026). 

ADVERTISEMENT

Di tengah proses tersebut, persoalan nafkah juga menjadi perhatian. Pihak Insanul Fahmi meminta agar besaran nafkah anak ditetapkan langsung oleh majelis hakim, sementara untuk nafkah istri disebut tidak diajukan dalam mediasi.

“Kalau nafkah anak, Bang Insan akan meminta kepada majelis hakim untuk ditetapkan. Untuk nafkah istri tidak ada yang diminta,” jelas Ardi.

Meski begitu, pihak Wardatina Mawa sempat mengajukan tuntutan nafkah mut’ah dan iddah senilai Rp100 juta. Menanggapi hal itu, Insanul Fahmi memilih pasrah dan kembali menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan hakim.

“Nominalnya 100 hari kali Rp 1 juta, jadi Rp 100 juta. Itu nanti biar hakim yang memutuskan dalam pokok perkara,” ungkap Ardi.

Insanul Fahmi menegaskan akan menghormati apa pun keputusan majelis hakim nantinya. Ia berharap proses ini segera selesai tanpa berlarut-larut demi kebaikan semua pihak, terutama anak mereka.

“Doakan yang terbaik, semoga selesai baik-baik dan tidak berlarut-larut. Mau bersama atau berpisah, yang penting yang terbaik, kasihan anak juga,” pungkasnya, menutup polemik nafkah dalam perkara tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Inara Rusli Segera Diperiksa Polisi, Kasus Mawa Masuk Penyidikan

Inara Rusli Segera Diperiksa Polisi, Kasus Mawa Masuk Penyidikan

LIFESTYLE
Wardatina Mawa Hadiri Sidang Cerai Pakai Baju Akad Nikah

Wardatina Mawa Hadiri Sidang Cerai Pakai Baju Akad Nikah

LIFESTYLE
Pisah dengan Insanul, Mawa Minta Maaf ke Anak di Tengah Proses Cerai

Pisah dengan Insanul, Mawa Minta Maaf ke Anak di Tengah Proses Cerai

LIFESTYLE
Sindir Inara Rusli, Wardatina Mawa: Saya Tidak Mau yang Bekas

Sindir Inara Rusli, Wardatina Mawa: Saya Tidak Mau yang Bekas

LIFESTYLE
Disebut Biang Gugatan Cerai Mawa-Insanul, Fairuz A Rafiq Klarifikasi

Disebut Biang Gugatan Cerai Mawa-Insanul, Fairuz A Rafiq Klarifikasi

LIFESTYLE
Wardatina Mawa Diperiksa atas Laporan Inara di Bareskrim Besok

Wardatina Mawa Diperiksa atas Laporan Inara di Bareskrim Besok

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT