Doja Cat Idap Gangguan Kepribadian Ambang, Apa Gejala dan Dampaknya?
Rabu, 18 Maret 2026 | 19:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gangguan kepribadian ambang mendadak menjadi sorotan publik setelah penyanyi terkenal Doja Cat secara terang-terangan membagikan pengalamannya terkait kondisi kesehatan mental yang ia alami. Pengakuan tersebut tidak hanya memicu rasa penasaran, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami gangguan ini secara lebih mendalam.
Dikutip dari Eonline, Rabu (18/3/2026), pelantun hit Say So itu mengungkapkan dirinya telah didiagnosis dengan gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD). Ia mengatakan, hingga saat ini dirinya masih berusaha memahami sekaligus mengelola kondisi yang ia alami tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Apa Itu Gangguan Kepribadian Ambang?
Gangguan kepribadian ambang merupakan kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan munculnya ketidakstabilan emosi, hubungan interpersonal, citra diri, serta perilaku. Penderitanya sering mengalami perubahan suasana hati yang intens dan berlangsung cepat.
Selain itu, orang dengan kondisi ini biasanya memiliki ketakutan yang mendalam terhadap penolakan atau ditinggalkan. Hal ini dapat memicu reaksi emosional yang ekstrem, bahkan dalam situasi yang tampak sepele bagi orang lain pada umumnya.
Pengakuan Doja Cat
Dikutip dari People Magazine, Doja Cat menyebut kondisi gangguan mental yang ia alami ini memengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berinteraksi dirinya dengan orang lain.
Ia menegaskan, menjalani gangguan kesehatan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ada momen ketika emosi terasa sangat intens dan sulit dikendalikan, yang berdampak pada hubungan sosial maupun kesejahteraan mentalnya.
Gejala
Gangguan kepribadian ambang memiliki gejala yang bervariasi, namun beberapa tanda umum yang sering muncul antara lain:
- Perubahan suasana hati yang cepat dan ekstrem.
- Pola hubungan yang tidak stabil.
- Citra diri yang tidak konsisten.
- Perilaku impulsif dan berisiko.
- Perasaan kosong yang berkepanjangan.
- Kesulitan mengendalikan amarah.
Penyebab dan Faktor Risiko
Penyebab pasti gangguan ini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, seperti:
- Genetik: Riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko.
- Lingkungan: Pengalaman traumatis, seperti kekerasan atau penelantaran.
- Biologis: Perbedaan struktur atau fungsi otak.
Dampak dalam Kehidupan Sehari-hari
Gangguan kepribadian ambang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari hubungan personal hingga produktivitas kerja. Penderitanya sering mengalami kesulitan dalam mempertahankan hubungan yang stabil.
Seperti yang dialami Doja Cat, kondisi ini dapat membuat seseorang merasa kewalahan dalam menghadapi emosi sendiri. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi sangat penting.
Penanganan dan Cara Mengelola
Meski tergolong kompleks, gangguan ini dapat dikelola melalui berbagai pendekatan. Salah satu metode yang umum digunakan adalah terapi perilaku dialektis atau dialectical behavior therapy (DBT), yang membantu pasien dapat memahami dan mengatur emosi lebih baik.
Selain itu, terapi psikologis lainnya serta penggunaan obat-obatan dapat direkomendasikan untuk mengatasi gejala tertentu, seperti depresi atau kecemasan. Dukungan dari keluarga dan teman juga menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.
Pentingnya Kesadaran dan Empati
Gangguan kepribadian ambang ini dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang latar belakang. Penting untuk meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi stigma yang masih melekat. Dengan pemahaman yang lebih baik, individu yang mengalami kondisi ini diharapkan dapat memperoleh dukungan yang mereka butuhkan.
Memahami gangguan kepribadian ambang bukan hanya soal mengenali gejala, tetapi juga membangun kepedulian terhadap sesama. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tanda serupa, mencari bantuan profesional dapat menjadi langkah awal menuju pemulihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




