ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada! Gatal di Seluruh Tubuh Bisa Jadi Tanda Gagal Ginjal

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:21 WIB
TE
TE
Penulis: Tachta Citra Elfira | Editor: TCE
Ilustrasi kulit gatal sebagai tanda gagal ginjal.
Ilustrasi kulit gatal sebagai tanda gagal ginjal. (Magnific/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Gagal ginjal merupakan kondisi ketika fungsi ginjal mengalami penurunan sehingga tidak mampu menyaring limbah dan racun dari darah secara optimal.

Akibatnya, zat-zat sisa metabolisme yang seharusnya dibuang melalui urine justru menumpuk di dalam tubuh dan berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah serius apabila tidak segera ditangani. Selain menyebabkan penumpukan cairan dan racun, gagal ginjal juga dapat memengaruhi berbagai organ tubuh lainnya.

Secara umum, gagal ginjal terbagi menjadi dua jenis, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Gagal ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan berkembang dalam waktu singkat, sedangkan gagal ginjal kronis berlangsung secara perlahan selama bertahun-tahun hingga fungsi ginjal terus menurun.

ADVERTISEMENT

Gejala gagal ginjal sangat beragam, mulai dari nyeri punggung, mual, tekanan darah tinggi, pembengkakan pada tubuh, hingga gangguan kulit. Salah satu keluhan yang cukup sering dialami penderita adalah rasa gatal yang muncul di berbagai bagian tubuh.

Gatal di Seluruh Tubuh Bisa Menjadi Tanda Gagal Ginjal

Gatal di seluruh tubuh dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan fungsi ginjal, terutama pada penderita gagal ginjal kronis. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai pruritus terkait penyakit ginjal kronis atau uremic pruritus.

Dikutip dari National Kidney Foundation, keluhan ini cukup sering dialami oleh pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium lanjut maupun pasien yang menjalani dialisis.

Berbeda dengan gatal biasa yang umumnya disebabkan oleh alergi, gigitan serangga, atau iritasi kulit, gatal akibat gagal ginjal sering kali berasal dari dalam tubuh.

Banyak penderita menggambarkannya sebagai sensasi gatal yang terasa lebih dalam, menusuk, seperti tertusuk jarum, terbakar, atau merayap di bawah kulit. Bahkan, rasa gatal tersebut sering tidak membaik meski sudah digaruk.

Pada sebagian pasien, rasa gatal hanya muncul di area tertentu, seperti punggung, lengan, bahu, kepala, atau wajah. Namun pada kasus yang lebih berat, gatal dapat menyebar ke hampir seluruh tubuh dan terjadi pada kedua sisi tubuh secara bersamaan.

Keluhan ini juga cenderung memburuk pada malam hari sehingga mengganggu kualitas tidur dan aktivitas sehari-hari. Gatal yang menyerang seluruh tubuh tanpa penyebab yang jelas memang dapat menjadi salah satu gejala penyakit dalam, termasuk penyakit ginjal.

Oleh karena itu, keluhan gatal yang berlangsung lama dan tidak kunjung membaik sebaiknya tidak dianggap sepele, terutama jika disertai gejala lain seperti pembengkakan, mudah lelah, mual, atau perubahan pola buang air kecil.

Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, pruritus pada penderita gagal ginjal juga dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup. National Kidney Foundation menyebutkan rasa gatal kronis dapat menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, stres, kecemasan, depresi, hingga membuat pasien tidak nyaman menjalani sesi dialisis.

Pada beberapa kasus, garukan yang berulang juga dapat menyebabkan luka, infeksi kulit, dan peradangan yang memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Para ahli menjelaskan penyebab gatal pada penderita gagal ginjal tidak berasal dari satu faktor tunggal. Hingga saat ini, mekanisme pastinya masih terus diteliti. Namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gangguan fungsi ginjal dapat memicu berbagai perubahan dalam tubuh yang akhirnya menyebabkan rasa gatal kronis.

Ketika ginjal tidak mampu menyaring darah dengan baik, limbah metabolisme dan racun akan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan zat-zat tersebut diduga memicu respons peradangan, mengganggu fungsi saraf, serta memengaruhi keseimbangan berbagai mineral penting dalam darah.

Kombinasi faktor-faktor inilah yang kemudian menimbulkan sensasi gatal yang khas pada penderita gagal ginjal. Bahkan menurut American Kidney Fund, hampir separuh pasien yang menjalani dialisis mengalami gatal dengan tingkat sedang hingga berat.

Hal ini menunjukkan keluhan gatal bukan sekadar masalah kulit biasa, melainkan salah satu komplikasi yang cukup umum pada penyakit ginjal kronis.

Penyebab Gatal pada Penderita Gagal Ginjal

Rasa gatal yang muncul pada penderita gagal ginjal umumnya tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Ada berbagai kondisi yang saling berkaitan akibat menurunnya fungsi ginjal.

  • Pruritus uremik

Pruritus uremik merupakan salah satu penyebab paling umum gatal pada penderita gagal ginjal. Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya kadar ureum dalam darah karena ginjal tidak mampu membuang limbah metabolisme secara efektif. Penumpukan zat-zat tersebut dapat memicu gangguan pada saraf dan kulit sehingga menimbulkan sensasi gatal yang berkepanjangan.

  • Kulit kering atau xerosis

Kulit kering atau xerosis juga sering dialami oleh penderita gagal ginjal kronis. Kondisi ini terjadi karena berkurangnya kandungan air pada lapisan epidermis kulit serta perubahan fungsi kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering, kasar, dan mudah terasa gatal.

  • Ketidakseimbangan mineral dalam darah

Penderita gagal ginjal sering mengalami gangguan keseimbangan mineral seperti fosfor, kalsium, dan magnesium. Kadar mineral yang terlalu tinggi dapat membentuk endapan pada jaringan kulit dan memicu iritasi yang menyebabkan rasa gatal. Masalah ini cukup umum ditemukan pada pasien gagal ginjal kronis.

  • Peningkatan kadar histamin

Histamin merupakan zat yang dilepaskan oleh sel mast dalam tubuh. Pada penderita gagal ginjal, pelepasan histamin dapat meningkat sehingga merangsang reseptor tertentu pada kulit. Akibatnya, muncul rasa gatal yang bisa terasa sangat mengganggu dan sulit dikendalikan.

  • Penumpukan limbah metabolik

Ketika fungsi ginjal menurun, berbagai limbah metabolik seperti toksin dan urea akan terus menumpuk di dalam darah. Akumulasi zat-zat tersebut dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan memicu rasa gatal yang muncul secara terus-menerus.

  • Proliferasi sel mast pada kulit

Pada beberapa kasus, peningkatan kadar hormon paratiroid dapat memicu proliferasi atau pertumbuhan sel mast di kulit. Peningkatan jumlah sel mast ini berkaitan dengan produksi zat pemicu peradangan dan rasa gatal, sehingga memperparah keluhan yang dialami penderita gagal ginjal.

  • Dialisis yang tidak optimal

Bagi pasien yang menjalani cuci darah atau dialisis, proses terapi yang kurang optimal juga dapat menjadi penyebab gatal. Dialisis yang tidak cukup efektif membuat limbah metabolik masih tertinggal dalam tubuh sehingga gejala gatal tetap muncul atau bahkan semakin berat.

Cara Mengatasi Gatal Akibat Gagal Ginjal

Penanganan gatal pada penderita gagal ginjal perlu dilakukan secara menyeluruh sesuai penyebab yang mendasarinya.

Beberapa langkah yang biasanya dianjurkan meliputi menjaga keseimbangan kadar mineral dalam darah, memastikan proses dialisis berjalan optimal, menggunakan pelembap untuk mengatasi kulit kering, serta menghindari produk yang berpotensi memicu iritasi seperti sabun atau losion tertentu.

Selain itu, konsultasi dengan dokter sangat penting untuk mengetahui penyebab pasti gatal dan menentukan terapi yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Meski gatal di seluruh tubuh dapat menjadi salah satu tanda gagal ginjal, keluhan ini juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lain, seperti alergi, gangguan kulit, penyakit hati, maupun efek samping obat-obatan. Oleh karena itu, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

8 Gejala Gagal Ginjal Stadium Awal dan Langkah Pengobatannya

8 Gejala Gagal Ginjal Stadium Awal dan Langkah Pengobatannya

LIFESTYLE
8 Ciri Ginjal Tidak Sehat, Begini Gejala Awal dan Cara Memeriksanya

8 Ciri Ginjal Tidak Sehat, Begini Gejala Awal dan Cara Memeriksanya

LIFESTYLE
Sering Diabaikan, Ini 5 Kebiasaan Gen Z yang Diam-diam Merusak Ginjal

Sering Diabaikan, Ini 5 Kebiasaan Gen Z yang Diam-diam Merusak Ginjal

LIFESTYLE
Pembaruan Data Lambat, Warga Depok Kehilangan Akses BPJS Gratis

Pembaruan Data Lambat, Warga Depok Kehilangan Akses BPJS Gratis

JAWA BARAT
Sering Keram, Gadis Ini Gagal Ginjal dan Wajib Cuci Darah Seumur Hidup

Sering Keram, Gadis Ini Gagal Ginjal dan Wajib Cuci Darah Seumur Hidup

LIFESTYLE
Kronologi Meninggalnya Hamdan ATT: Dari Stroke hingga Gagal Ginjal

Kronologi Meninggalnya Hamdan ATT: Dari Stroke hingga Gagal Ginjal

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon