Imbauan Polda Metro untuk ABG Citayam yang Nongkrong di Dukuh Atas
Jumat, 8 Juli 2022 | 19:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menyampaikan imbauan kepada para remaja asal Citayam, Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat yang kerap nongkrong dan bersantai di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Diketahui, belakangan muncul fenomena banyaknya ABG asal Citayam, Bojonggede, hingga Depok yang berkumpul dan bersantai di kawasan Dukuh Atas hingga memunculkan istilah Citayam Fashion Week yang ditujukan bagi tren street fashion para ABG yang berkumpul di kawasan tersebut.
Atas fenomena tersebut, Polda Metro Jaya mengimbau para remaja yang nongkrong di Dukuh Atas untuk tidak berkerumun. Hal ini mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Apalagi, belakangan angka positif Covid-19 di Jakarta kembali meningkat.
"Kami mengimbau dalam situasi pandemi ini untuk tidak melakukan kumpul-kumpul dengan jumlah yang banyak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Sandiaga: Remaja Citayam Bantu Populerkan Pariwisata
Meski demikian, Zulpan mengatakan aktivitas yang dilakukan oleh para remaja Citayam, seperti Bonge, Jeje, Roy dan lainnya di kawasan Dukuh atas tak dapat dipermasalahkan. Polda Metro Jaya, kata Zulpan, hanya dapat mengingatkan agar mereka tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu juga mengingatkan agar para remaja tersebut tidak nongkrong lebih dar pukul 22.00 WIB jika tidak ingin dibubarkan.
"Saya rasa tidak bisa dipersalahkan. Kemarin juga sudah ada pernyataan dari pimpinan daerah termasuk kami (kepolisian) menyampaikan bahwa pembatasan hanya sampai jam 22.00 WIB. Kalau masih ada kumpul-kumpul, kami mengimbau untuk membubarkan," katanya.
Baca Juga: Orang Tua dan Guru Harus Pantau Remaja Agar Tidak Kecanduan Gawai
Sebelumnya Kapolsek Metro Menteng, Kompol Netty Rosdiana Siagian mengingatkan tidak akan segan membubarkan para remaja yang nongkrong dan bersantai di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat hingga melewati pukul 22.00 WIB.
"Biasanya kami bubarkan kalau malam hari jam 10 sudah kami bubarkan. Di atas jam 10 enggak boleh. Begitu aturannya, apalagi jalur protokol itu, enggak boleh. Termasuk dari Dukuh Atas sampai ke Patung Kuda (Arjuna Wiwaha alias Patung Kuda Indosat). Sudah protap itu," tegasnya.
Baca Juga: Buat Konten Adang Truk, ABG di Tangerang Tewas Tergilas
Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pada musim libur sekolah ini banyak warga yang datang ke Jakarta. Termasuk warga Citayam, Jawa Barat, yang nongkrong dan bersantai di kawasan Dukuh Atas.
"Memang karena libur sekolah anak-anak, dari Citayam, itu datang ke Jakarta menggunakan kereta. Itu kan kereta langsung sampai ke Dukuh Atas," kata Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, (4/7/2022).
Riza menduga para remaja Citayam itu mencari hiburan, apalagi melihat Kota Jakarta yang semakin bersih dan semakin menarik. Untuk itu, Riza mengapresiasi warga yang sudah berkunjung ke lokasi tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




