Perjakbi Siap Fasilitasi Ruang Kreatif untuk Remaja Citayam
Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Fenomena Citayam Fashion Week menarik perhatian Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia atau Indonesia Workspace & Digital Accelerator Association (Perjakbi). Terlebih, dari fenomena ini muncul beberapa remaja Citayam yang menjadi viral, seperti Roy dan Jeje.
Roy sendiri sempat menghebohkan media sosial (Medsos) karena menolak beasiswa pendidikan dari Menparekraf Sandiaga Uno dengan alasan ingin fokus menjadi konten kreator karena dinilai lebih menjanjikan.
Baca Juga: Apresiasi Remaja Citayam, Sandiaga Berencana Beri Beasiswa
Ketua Perjakbi Anthony Leong menyampaikan, fenomena remaja Citayam Fashion Week ini harus disikapi sebagai ajang kreativitas para anak muda.
Apalagi, adanya penolakan beasiswa pendidikan karena ingin fokus membuat konten, harus disediakan wadah bagi mereka dan Perjakbi bersedia untuk memberikan co-working space bagi remaja Citayam sebagai ruang kreatif dan membuat konten.
"Perjakbi siap sediakan kantor sebagai wadah untuk mereka melakukan kreativitas. Dengan ekosistem di Perjakbi saat ini dengan berbagai layanan yang diberikan seperti kantor virtual (virtual office), ruang kantor (co-working space), mentoring, akses pemodalan usaha, Perjakbi siap membantu mereka menggapai cita-cita menjadi konten kreator dan pengusaha pemula," ujar Anthony dalam keterangan resminya, Sabtu (16/7/2022).
Baca Juga: Sandiaga: Remaja Citayam Bantu Populerkan Pariwisata
Anthony menambahkan, Perjakbi nantinya akan memberikan program khusus bagaimana para remaja ini mampu menciptakan usaha-usaha baru dengan peluang yang ada.
Mencermati kondisi mereka saat ini yang sudah terkenal, mereka bisa menjadi influencer dan brand yang mereka iklankan pastinya jadi lebih mudah dikenal atau bahkan dibeli.
"Kami harapkan para remaja Citayam Fashion Week mampu membawa dampak positif dan menciptakan nilai tambah bagi industri kreatif dan perekonomian Indonesia kedepannya. Perjakbi siap memberikan fasilitas yang ada untuk mendukung terciptanya hal tersebut," ujar Anthony.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




