ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Citayam Fashion Week Kembali Digelar, Ini Kata Bonge

Sabtu, 5 Agustus 2023 | 21:07 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Eka Satria atau yang lebih dikenal dengan nama Bonge Citayam Fashion Week (CFW).
Eka Satria atau yang lebih dikenal dengan nama Bonge Citayam Fashion Week (CFW). (Beritasatu.com/Vinnilya Huanggrio)

Jakarta, Beritasatu.com - Ajang Back to Citayam Fashion Week (CFW) kembali digelar di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Jakarta Timur, Sabtu (5/8/2023).

Selain menampilkan fashion show, kegiatan CFW yang mengusung tema Panggung Kreasi Musisi Jalanan #BeraniBerbakat ini juga memberikan wadah bagi musisi jalanan menunjukkan bakatnya.

Penggagas CFW, Eka Satria atau yang lebih dikenal dengan nama Bonge Citayam Fashion Week (CFW) mengaku sangat antusias kembali berjalan di atas runway Back to Citayam Fashion Week.

ADVERTISEMENT

"Rasanya itu aku seneng dan gembira ketemu banyak teman-teman yang dulu," ungkapnya.

Bonge menuturkan, ada banyak teman-temannya lama yang hadir namun memang tidak terlalu lengkap.

"Banyak sih ada Roy dan lain-lain tapi enggak terlalu lengkap sih cuma cewek doang yang hilang Kurma sama Jeje yang hilang," tambahnya.

Menurut Bonge, kehadiran Back to Citayam Fashion Week diharapkan dapat menyenangkan penonton yang berada di sekitar kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur. Selain itu, dia berharap agar Citayam Fashion Week ini dapat kembali seperti dulu lagi.

"Harapannya aku sih maunya mau nyenengin penonton dan temen-temenku juga ya kan semoga terhibur dengan acara ini," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara CFW, Astrid Kiki Astrida mengatakan, selain menampilkan fashion show, kegiatan Citayam Fashion Week ini mengusung tema Panggung Kreasi Musisi Jalanan #BeraniBerbakat yang memberikan wadah bagi musisi jalanan menunjukkan bakatnya.

"Hari ini juga ada festival musisi jalanan kita mengajak mereka karena kita juga melihat potensi pada para pengamen, mereka kadang-kadang punya suara yang bagus mereka juga punya sesuatu untuk industri musik negeri ini cuma sayangnya mereka tidak dilirik, tidak dilihat," ujar Astrid.

Astrid mengatakan, pihak penyelenggara juga ingin memberikan workshop kepada para pengamen supaya mereka dapat mengetahui bagaimana etika mengamen yang benar.

"Supaya pengamen bisa tahu bagaimana etika mengamen yang benar saat orang lagi makan jangan langsung menyanyi, minta-minta kemudian juga menjadi pengamen yang harus tetap sabar kalau cuma dikasih recehan tetap smile, tetap memberikan nyanyi-nyanyian yang asik buat orang-orang di jalan terhibur," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon