ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Keluarga Korban Tembok Roboh SPBU Sudah Ditemui Pertamina dan Diberikan Santunan

Senin, 22 Januari 2024 | 21:40 WIB
MP
R
Penulis: Maria Gabrielle Putrinda | Editor: RZL
Amri, keluarga korban tewas tembok rubuh SPBU Pertamina di Tebet, Jakarta Selatan.
Amri, keluarga korban tewas tembok rubuh SPBU Pertamina di Tebet, Jakarta Selatan. (Beritasatu.com/Maria Gabrielle)

Jakarta, Beritasatu.com - Robohnya tembok pembatas SPBU di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2024) menewaskan tiga orang. Salah satu keluarga korban, Amri mengatakan pihak Pertamina telah menyampaikan belasungkawa dan memberikan santunan.

"Kalau dari pihak Pertamina, alhamdulillah pihak Pertamina sudah bertemu dengan salah satu keluarga saya yaitu om saya dan beliau (Pertamina) sudah memberikan santunan sementara, untuk biaya pemakaman dan biaya-biaya lainnya," kata Amri ditemui Beritasatu.com di lokasi kejadian, Senin (22/1/2024) sore.

"Kalau saya pribadi dengan adik saya, kami ikhlas. Cuman yang saya harapkan dari pihak Pertamina, bagaimana dengan masa depan anak-anak adik saya. (Adik saya) meninggalkan 4 anak, untuk ke depannya seperti apa," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga turut berbelasungkawa atas kejadian ini. PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan dukacita mendalam kepada korban dan keluarganya. Santunan telah diberikan dan diterima oleh keluarga korban.

"Pertamina menyayangkan terjadinya insiden  runtuhnya tembok pembatas Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 34.128.04 Jl. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (21/1) pukul 11.50 WIB," jelas Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional JBB, Eko Kristiawan dalam keterangan tertulis.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, ketiga korban robohnya tembok pembatas SPBU, Sumedi Riyanto, Thio, dan Ami Kusuma Dewi meninggal di tempat. Ketiganya kini telah dimakamkan di TPU Jati, Menteng Dalam, Minggu (21/1/2024) malam.

Amri menyebut Kapolsek Tebet Kompol Murodih telah bertemu dengan keluarga korban dan mengatakan bahwa kasus ini ditangani oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan.

"Dari pihak kepolisian, alhamdulillah langsung dari kapolsek-nya sudah menemui saya dan mengucapkan belasungkawa. Beliau bilang kasus ini tetap akan dikabarkan kepada saya, karena yang menangani kasus ini langsung dari pihak Polres," kata Amri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Warga Sudah Prediksi Tembok Tetangga SMP 182 Bakal Roboh sejak Lama

Warga Sudah Prediksi Tembok Tetangga SMP 182 Bakal Roboh sejak Lama

JAKARTA
Tembok 5 Meter Roboh Timpa SMPN 182 Jaksel

Tembok 5 Meter Roboh Timpa SMPN 182 Jaksel

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT