ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Sudah Prediksi Tembok Tetangga SMP 182 Bakal Roboh sejak Lama

Senin, 16 Februari 2026 | 19:07 WIB
CS
MA
Penulis: Chesa Andini Saputra | Editor: MA
Alat berat bertugas membersihkan puing tembok setinggi lima meter dan panjang 65 meter roboh menimpa area SMP Negeri 182 Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu 15 Februari 2026.
Alat berat bertugas membersihkan puing tembok setinggi lima meter dan panjang 65 meter roboh menimpa area SMP Negeri 182 Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu 15 Februari 2026. (Beritasatu.com/Chesa Andini Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com – Tembok setinggi lima meter dan panjang 65 meter roboh menimpa area SMP Negeri 182 Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/2/2026). Tembok yang ambruk ini diketahui sudah miring sejak lama.

Salah satu orang tua murid, Novi, mengatakan tembok tersebut merupakan bagian dari rumah warga yang tak berpenghuni selama 10-15 tahun.

"Bermula itu kondisi tembok memang sudah tidak baik-baik saja, sudah miring gitu. Rumahnya sendiri juga sudah mangkrak sekitar 10 sampai 15 tahun," kata Novi, Senin (16/2/2026).

ADVERTISEMENT

Novi menyebut meski reruntuhan menimpa area sekolah, tembok yang roboh bukan milik sekolah. Sementara tembok yang menjadi bagian bangunan SMPN 182 hanya ikut tertimbun sebagian.

"Anak saya yang sekolah di sini cerita, ‘Mama itu temboknya sekolahku roboh, tapi bukan tembok sekolahku. Tembok sekolahku yang pendek’," kata Novi menirukan ucapan anaknya.

Beruntung, insiden terjadi pada hari Minggu saat sekolah tidak aktif, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan cukup parah, termasuk taman, tembok, gerbang gapura, dan salah satu ruangan di lantai dasar.

Saat ini, proses pembersihan puing sedang dilakukan oleh petugas gabungan dari Pemerintah Provinsi Jakarta. Sementara itu, lewat proses mediasi, diketahui pemilik rumah bersedia menanggung kerugian atas kejadian ini.

Warga berharap perbaikan dapat selesai sebelum murid kembali bersekolah pada Senin (23/2/2026), terutama karena reruntuhan menutupi saluran air yang dikhawatirkan menimbulkan banjir.

"Terus juga ini kondisinya, kalau memungkinkan takutnya banjir ya. Soalnya kan ada yang mampet," kata Novi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tembok 5 Meter Roboh Timpa SMPN 182 Jaksel

Tembok 5 Meter Roboh Timpa SMPN 182 Jaksel

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT