ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Desa Ciangsana Selesai Disisir TNI, Warga Terdampak Ledakan Gudang Peluru Kembali ke Rumah

Minggu, 31 Maret 2024 | 21:46 WIB
MA
DM
Penulis: Medikantyo Junandika Adhikresna | Editor: DM
Diperkirakan ada sekitar tujuh rumah yang terletak berdekatan dengan pagar pembatas bangunan Gudmurah Kodam Jaya/Bekasi, yang menjadi lokasi ledakan pada Sabtu, 30 aret 2024 kemarin.
Diperkirakan ada sekitar tujuh rumah yang terletak berdekatan dengan pagar pembatas bangunan Gudmurah Kodam Jaya/Bekasi, yang menjadi lokasi ledakan pada Sabtu, 30 aret 2024 kemarin. (Beritasatu.com/Medikantyo Adhikrresna)

Bogor, Beritasatu.com - Sejumlah pengungsi dampak ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsana Bogor telah kembali ke rumah pada Minggu (31/3/2024) malam.

Ada sekitar 100 pengungsi yang telah diperkenankan pulang dari posko pengungsian yang berada di rumah Kepala Desa Ciangsana, Bogor, Jawa Barat.

Warga yang kembali ke rumah berasal dari kampung Parung Pinang, Ciangsana, Bogor, Jawa Barat. Mereka diperkenankan pulang setelah sebagian wilayah kampung tersebut sudah selesai disisir personel gabungan TNI dan Polri.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lapangan, masih ada sejumlah rumah yang belum bisa diakses warga. Diperkirakan ada sekitar tujuh rumah yang terletak berdekatan dengan pagar pembatas bangunan Gudmurah Kodam Jaya/Bekasi.

Ledakan gudang amunisi milik Kodam Jaya di wilayah Ciangsana, Kabupaten Bogor diperkirakan terjadi pada Sabtu (30/3/2024) petang sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelumnya, puluhan warga yang terkena dampak ledakan gudang amunisi milik TNI AD di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dievakuasi ke rumah kepala desa setempat.

Ledakan tersebut begitu keras hingga membuat warga syok dan trauma. Mereka berharap peristiwa tersebut segera ditangani agar mereka bisa kembali ke rumah mereka.

Ratusan warga yang berada dekat lokasi kejadian diungsikan oleh petugas ke tempat yang lebih aman. Salah satu lokasi pengungsian, berada di rumah kepala Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sementara itu, warga lainnya mengungsi ke keluarga terdekat.

Warga yang mengungsi di rumah kepala desa mayoritas berasal dari Kampung Parung Pinang yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Salah seorang warga, Acip mengatakan ledakan kecil terdengar setelah berbuka puasa, diikuti oleh ledakan besar setelah salat magrib.

"Habis salat berbuka puasa pukul 18.15 WIB, terdengar suara ledakan pertama sampai kaca rumah saya bergetar. Lalu ledakan kedua dan ketiga lebih keras lagi. Saya ke luar meminta tetangga saya untuk ke luar rumah karena yang terbakar gudang amunisi dan berbahaya," ujar Acip.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon