Aktivitas Penitipan Bayi di Sleman Sudah Berlangsung 10 Hari
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:30 WIBAparat Polresta Yogyakarta bersama Dinas Sosial mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah praktik bidan di kawasan Hargobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang diduga dijadikan lokasi penampungan bayi ilegal. Proses evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan pelanggaran izin pengasuhan dan penitipan bayi yang kini tengah didalami aparat kepolisian.
Berdasarkan pantauan pada Rabu (13/5/2026), rumah yang sebelumnya diduga menjadi tempat penitipan bayi tersebut tampak sepi dan tertutup rapat tanpa adanya aktivitas. Kondisi rumah yang terkunci memicu perhatian warga sekitar dan menjadi sorotan publik.
Warga setempat mengaku telah mengetahui adanya aktivitas penitipan bayi di lokasi tersebut selama kurang lebih 10 hari terakhir. Meski begitu, sebagian warga mengaku tidak mengetahui secara pasti legalitas maupun aktivitas di dalam rumah praktik bidan tersebut.
#Sleman #Yogyakarta #Bayi #EvakuasiBayi #Polisi #Dinsos #PenampunganBayi #Bidan #KasusSleman #PolrestaYogyakarta #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama
Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kunjungi juga social media channel kami :
Official Website: https://www.beritasatu.com
Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K
Twitter : https://twitter.com/Beritasatu
Facebook : https://www.facebook.com/beritasatu/
Instagram : https://www.instagram.com/beritasatu/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@beritasatuofficial
__________________________________________________________________________________
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




