ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polresta Sleman Dalami Motif dan Legalitas Tempat Penampungan 11 Bayi

Kamis, 14 Mei 2026 | 01:30 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: DB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sleman terus mendalami dugaan pelanggaran hukum terkait penemuan 11 bayi di sebuah tempat penampungan tak berizin di Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Upaya kepolisian saat ini difokuskan pada analisis hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan saksi-saksi.

Hingga saat ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang tua bayi untuk mengetahui motif penitipan anak tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada bayi-bayi tersebut. Kondisi tiga bayi yang dilaporkan sakit dipastikan merupakan penyakit bawaan sejak lahir, bukan akibat pengasuhan di lokasi penampungan.

Selain mendalami keterangan saksi, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk meninjau regulasi praktik kebidanan dan izin usaha terkait. Langkah ini diambil guna menentukan konstruksi hukum yang tepat atas praktik penampungan bayi yang diketahui beroperasi tanpa izin resmi tersebut.
#PolrestaSleman #PenyelidikanPolisi #DaycareSleman #KasusBayiSleman #HukumIndonesia #BeritaSatu #Sleman #IkatanBidanIndonesia #KriminalSleman #SaatnyaMajuBersama

Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kunjungi juga social media channel kami :

Official Website: https://www.beritasatu.com
Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K
Twitter : https://twitter.com/Beritasatu
Facebook : https://www.facebook.com/beritasatu/
Instagram : https://www.instagram.com/beritasatu/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@beritasatuofficial

__________________________________________________________________________________

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Tembus Rp17.500, Purbaya: Ekonomi Kita Tak Akan Seburuk Krisis 1998

Rupiah Tembus Rp17.500, Purbaya: Ekonomi Kita Tak Akan Seburuk Krisis 1998

MULTIMEDIA
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Warga Bondong-bondong Cari Untung di Money Changer

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Warga Bondong-bondong Cari Untung di Money Changer

MULTIMEDIA
Update Haji 2026: Layanan Kesehatan Jemaah Diperkuat & Stok Hewan Kurban Aman

Update Haji 2026: Layanan Kesehatan Jemaah Diperkuat & Stok Hewan Kurban Aman

MULTIMEDIA
Kondisi Terkini Jalur Puncak: One Way Arah Jakarta Diterapkan di Tengah Guyuran Hujan

Kondisi Terkini Jalur Puncak: One Way Arah Jakarta Diterapkan di Tengah Guyuran Hujan

MULTIMEDIA
Suasana Misa Kenaikan Yesus Kristus di Katedral Jakarta: Dibagi 4 Sesi dan Dijaga Ketat

Suasana Misa Kenaikan Yesus Kristus di Katedral Jakarta: Dibagi 4 Sesi dan Dijaga Ketat

MULTIMEDIA
Fakta Mengejutkan Terungkap Kasus Daycare Milik Bidan di Sleman

Fakta Mengejutkan Terungkap Kasus Daycare Milik Bidan di Sleman

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon