ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Situasi Wamena Kondusif, Warga Pendatang Masih Belum Berani Keluar Rumah

Jumat, 24 Februari 2023 | 22:38 WIB
MT
IC
Penulis: Meirto Tangkepayang | Editor: CAH
Suasana di Distrik Wamena yang mulai kondusif.
Suasana di Distrik Wamena yang mulai kondusif. (Beritasatu.com/Nugie Tangkepayung)

Wamena, Beritasatu.com - Situasi di Kelurahan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada  hari ini, Jumat (24/2/2023) kini sudah kondusif setelah sehari sebelumnya terjadi kerusuhan yang menewaskan 10 warga.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, meski situasi di Wamena berangsur kondusif namun warga pendatang belum banyak yang berani beraktivitas di luar rumah. Pertokoan pun sebagian belum berani buka.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Benny Prabowo mengatakan saat ini situasi di Sinakma sudah dikuasai.  "Sudah aman, sudah mulai kondusif, aparat sudah kita sebar di beberapa titik di sana, tadi siang juga beberapa toko sudah kembali buka," ungkap Kombes Benny, Jumat (24/2/2023).

Menurut Kombes Benny, saat ini pihaknya dibantu TNI dan Forkompinda Kabupaten Jayawijaya terus berupaya berkomunikasi dengan para tokoh dan keluarga korban agar situasi di Wamena bisa kembali normal.

ADVERTISEMENT

"Kita sedang bangun komunikasi dengan semua pihak di Wamena khususnya para tokoh dan keluarga korban. Kita cari solusi terbaik untuk masalah ini agar tidak ada lagi aksi saling serang dan Wamena bisa kembali aman dan damai," ujar Kombes Benny.

Benny juga menambahkan, beberapa korban yang meninggal dunia sudah diambil oleh pihak keluarga. Sementara untuk korban luka masih ada yang di rawat di rumah sakit Wamena.

"Untuk dua korban warga pendatang yang meninggal tadi sudah diterbangkan ke Jayapura. Sedangkan untuk yang luka-luka masih ada sebagian yang dirawat di rumah sakit," jelas Benny.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis 23 Februari 2023 terjadi kericuhan di kelurahan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Kericuhan dipicu adanya isu penculikan anak. Warga yang termakan isu lalu menahan sebuah mobil yang diduga sebagai pelaku penculikan. Saat polisi hendak memediasi pertikaian massa lalu menyerang polisi dengan lemparan batu dan anak panah.

Akibat kerusuhan tersebut dilaporkan 10 warga sipil tewas, 23 terluka. Kericuhan juga menyebabkan 15 bangunan rumah dan kios warga terbakar.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon