Respons Ancaman Peneliti BRIN, Muhammadiyah Imbau Warga Tak Terpancing
Senin, 24 April 2023 | 21:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengimbau warga Muhammadiyah tetap bijak, dan dewasa merespons ancaman peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin di media sosial.
"Kami mengimbau agar warga tidak terpancing dengan berbagai cemoohan, sinisme, tudingan, hujatan, kritik yang menyerang, hingga ada oknum yang mengancam secara fisik terkait perbedaan pelaksanaan Idulfitri 1444 Hijriah," ujar Dadang Kahmad kepada wartawan, Senin (24/4/2024).
Menurut Dadang, Muhammadiyah sudah kenyang pengalaman diperlakukan negatif atau buruk seperti itu. Dahulu, kata dia, ketika Kiai Ahmad Dahlan memelopori arah kiblat yang benar secara syariat dan ilmu disikapi serupa. Ahmad Dahlan dituding kafir dan dirobohkan masjid yang dibangunnya di Kauman.
"Kini perangai serupa tertuju ke Muhammadiyah oleh orang-orang yang boleh jadi berilmu, mungkin karena merasa benar sendiri atau memang bersikap kerdil yang tentu tak sejalan dengan khazanah dunia ilmu dan akhlak Islam," tegas Dadang.
Dadang mengajak kepada para pihak yang tak sejalan dengan pandangan keislaman Muhammadiyah agar mengedepankan akal sehat, sikap ilmiah yang objektif, dan keluhuran adab Islam layaknya orang beragama dan berilmu. Termasuk, kata dia, para petinggi negara yang selama ini gencar menyuarakan moderasi dan toleransi dalam beragama dan berbangsa.
"Maka Muhammadiyah hanya ingin bukti apakah hal tersebut dipraktikkan secara autentik dan nyata, bukan hanya ditujukan kepada pihak lain, tetapi di lingkungan sendiri-sendiri. Muhammadiyah secara organisasi tetap elegan dalam menyikapi sikap maupun pernyataan negatif seputar perbedaan Idulfitri karena sudah biasa dan terbiasa," imbuh Dadang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




