ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Di Papua, Jokowi Gelar Rapat Tertutup Bahas Pembebasan Pilot Susi Air

Jumat, 7 Juli 2023 | 10:56 WIB
MT
FS
Penulis: Meirto Tangkepayang | Editor: FFS
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat diwawancarai awak media usai membuka acara Papua Street Carnival di kota Jayapura, Jumat, 7 Juli 2023.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat diwawancarai awak media usai membuka acara Papua Street Carnival di kota Jayapura, Jumat, 7 Juli 2023. (Istimewa)

Jayapura, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku telah menggelar rapat internal dengan Forkompinda Papua di Kota Jayapura, Kamis (6/7/2023) malam. Rapat tertutup tersebut membahas proses pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Martenz.

"Tadi malam kita sudah rapat internal. Pemerintah sudah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan itu," ungkap Jokowi, usai membuka acara Papua Street Carnival di Kota Jayapura, Jumat (7/7/2023) pagi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, hingga saat ini pemerintah pusat serius dan terus berupaya untuk membebaskan Kapten Philips yang telah 5 bulan disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.

ADVERTISEMENT

"Kita ini tidak berdiam ya, kita sudah berupaya dengan sangat ekstra. Semua sudah kita upayakan dan sedang dikerjakan di lapangan. Tetapi tidak bisa kita buka ya," ujar Jokowi.

Kasus penyanderaan Kapten Philips sendiri berawal pada 7 Februari 2023. Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru tersebut disandera KKB Egianus Kogoya usai pesawat yang dipilotinya mendarat di Bandara Paro, Kabupaten Nduga.

Selain disandera, pesawat yang dipiloti Kapten Philips dibakar Egianus dan kelompoknya. Sejak itu hingga kini Kapten Philips berada dalam penguasaan KKB Egianus Kogoya.

Kelompok Egianus sendiri sempat menyampaikan tuntutan mereka jika ingin Kapten Philips bebas, mulai dari permintaan uang tebusan, senjata hingga menuntut kemerdekaan bangsa Papua.

Terkait permintaan tersebut, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku siap memenuhi permintaan tebusan uang tersebut.

"Kita siap memenuhi tuntutan mereka (KKB) kecuali dua hal. Senjata dan merdeka. Itu mustahil kita penuhi," ungkap Irjen Mathius D Fakhiri, Kamis (28/6/2023).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

Wamentan Sudaryono Temui Jokowi Bahas Pertanian Indonesia

EKONOMI
Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

Terima Kunjungan 3 Co-Founder Sungai Watch, Jokowi Dapat Kado Ini

JAWA TENGAH
Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

Kritik JK Soal Jokowi, Golkar: Tokoh Senior Harus Bijak

NASIONAL
SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

SP3 Rismon Terbit, Jokowi: Artinya Sudah Clear

NASIONAL
Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

Dituding Danai Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Logikanya Terbalik

NASIONAL
JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

JK Laporkan Rismon ke Bareskrim Polri, Begini Tanggapan Jokowi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon