Menanti 'Gratisan' Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bulan Depan
Sabtu, 22 Juli 2023 | 07:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pertengahan bulan depan atau tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) direncanakan akan soft launching dan secara gratis masyarakat bisa menaiki kereta tersebut hingga Oktober 2023 mendatang.
Selama uji coba terbatas secara gratis, masyarakat yang akan menjajal kereta cepat akan merasakan sensasi senyap minim getaran meski dipacu hingga 350 kilometer/jam. Pertanyaan yang muncul dari publik kapan pendaftaran agar bisa naik kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu dibuka.
General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa mengatakan mekanisme atau tata cara bagi masyarakat yang akan menjajal kereta cepat selama uji coba terbatas belumlah bisa disampaikan saat ini karena masih dalam tahap proses pembahasan.
"Kalau yang open public, belum," kata Eva saat dikonfirmasi Beritasatu.com baru - baru ini, dikutip Jumat (21/7/2023).
Sementara itu, guna mendukung layanan KCJB pada 18 Agustus 2023 lebih sempurna, KCIC ‘mempercantik diri’ di antaranya dengan memberikan sentuhan budaya Indonesia di setiap stasiunnya.
Eva Chairunisa menjelaskan penggunaan motif dan unsur budaya Indonesia ini untuk menegaskan identitas budaya Indonesia. Kehadiran KA Cepat pertama di Asia Tenggara juga akan menjadi perhatian dunia di mana ini merupakan panggung yang tepat untuk menunjukkan kebudayaan Indonesia.
"Motif ini menjadi simbol bahwa Kereta Api Cepat pertama di Asia Tenggara ini hadir dan beroperasi Indonesia. Kebudayaan Indonesia tersebut akan menjadi suatu warisan yang akan terus dikenang masyarakat pada layanan KA Cepat sebagai suatu transportasi kebanggan bangsa," ujar Eva.
Di Stasiun KA Cepat Halim terdapat ornamen motif-motif batik Betawi pada dinding stasiun. Keindahan motif ini dituangkan di atas stainless-steel yang sangat besar tepat di tengah ruang tunggu Stasiun KA Cepat Halim di Lantai 2.
Motif batik Betawi tersebut dibuat dengan metode laser cutting pada stainless-steel berwarna coklat sebagai penghias ruang tunggu KA Cepat. Batik Betawi di atas stainless-steel juga suatu menunjukkan perpaduan antara teknologi modern dan elemen kultural, di mana material stainless-steel tersebut yang menyimbolkan modernitas.
Stasiun KA Cepat Karawang memiliki motif padi dan batik mega mendung sebagai landmark karena Karawang dikenal sebagai kota lumbung padi. Ornamen batik Mega tersebut mendung terpasang pada dinding stasiun disertai interior yang merupakan perpaduan antara unsur alami seperti kayu, batu, dan bambu dengan aksen modern.
Lain halnya dengan Stasiun KA Cepat Padalarang. Bentuk streamline louvre pada fasad bangunan ditampilkan dalam arsitektur Gedung stasiun untuk menunjukkan prinsip "bergerak cepat" yang diusung KA Cepat. Bentuk bangunan Stasiun KA Cepat Padalarang yang modern, futuristik, dan dinamis dipadukan dengan elemen lokal yaitu elemen colonial art deco yang bertujuan untuk menciptakan keharmonisan antara Stasiun KAI Padalarang dan Stasiun KA Cepat Padalarang.
Sementara Stasiun KA Cepat Tegalluar akan didominasi dengan motif dan bentuk aliran sungai karena lokasinya yang dikelilingi oleh beberapa sungai penting di Jawa Barat. Stasiun ini juga akan menerapkan budaya Sunda pada desain interiornya dengan menggunakan motif dan material yang biasanya digunakan di rumah-rumah tradisional Sunda seperti kayu dan bambu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




