ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Begini Nasib Mantan Model Majalah Dewasa yang Hidup di Rumah Reyot

Senin, 24 Juli 2023 | 23:53 WIB
ZA
WP
Penulis: Zatia Iwana Akalili | Editor: WDP
Dyah Aristi Kusuma Putri atau akrab dipanggil Putri hidup seorang diri di rumah reyot dan tak layak huni.
Dyah Aristi Kusuma Putri atau akrab dipanggil Putri hidup seorang diri di rumah reyot dan tak layak huni. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Dulunya seorang model kaya raya, kini Dyah Aristi Kusuma Putri atau akrab dipanggil Putri hidup seorang diri di rumah reyot dan tak layak huni. Rumah yang ditinggalinya dipenuhi dengan puing-puing bahkan sebagian rumahnya tidak memiliki atap.

Nama akhir-akhir ini ramai diperbincangkan karena nasib pilu yang dialaminya. Putri merupakan mantan model majalah dewasa yang di masa lalunya hidup bergelimang harta.

Bahkan dalam video yang dibagikan di YouTube Bang Brew Tv atau Irfan Jayani, Putri mengatakan pernah menempuh pendidikan di Universitas Atma Jaya.

ADVERTISEMENT

"Dulu pernah kuliah Kak?" tanya Irfan Jayani.

"Pernah di Atma (Atma Jaya)," jawab Putri.

"Oh, sampe lulus?" tanyanya kembali.

"Ya… cuman study case tapi wisudanya enggak ikutan, langsung kabur ambil beasiswa lagi," ucap Putri. Wanita yang sekarang berumur 50 tahun ini juga menambahkan, ia melanjutkan pendidikannya di Harvard, Amerika.

Menurut cerita Putri, kini orang tua kandungnya tinggal di luar negeri dan ia tidak tahu keberadaan ayah angkatnya saat ini.

"Keluarga saya yang lain kan enggak tahu. Kalo orang tua kandung kan di sana, di negaranya (luar negeri)."

Selain itu, Dyah Putri juga mengaku sudah menikah dan memiliki anak. Akan tetapi, suami putri sudah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu karena menolong keluarganya akibat berkelahi.

Sedangkan sang anak, telah diadopsi oleh keluarga lain sejak 5 tahun lalu. Ia secara tidak langsung juga mengatakan ingin bertemu anaknya.

"Kalo udah besar, anak pasti cari ibu. enggak ada yang bisa memisahkan tali kontak batin antara ibu dengan anak. Mau dipisahin tetap aja dia (anaknya) tahu ibunya," kata Putri.

Putri pun memiliki harapan untuk hidup kedepannya, ia ingin rumahnya rapi, bersih, dan ingin melakukan aktivitas kembali. Selain itu, fokus dalam hidupnya adalah hanya untuk anak.

"Ya setidaknya, saya sudah puas dengan kehidupan saya yang dapat beasiswa. Ya masa anak lebih bodoh dari saya. Keinginan orang tua kan begitu ya. Ibunya udah punya karier bagus, ya masa anaknya enggak ada karier."

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah Putri mengidap gangguan jiwa atau tidak. Irfan Jayani mengatakan selama berkomunikasi dengan Putri, ia mendapatkan respon yang baik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon