Dewas Ungkap Sosok Pak Lurah di Rutan KPK yang Tugasnya Bagi-bagi Hasil Pungli
Jumat, 19 Januari 2024 | 19:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyebut, ada sosok yang dikenal sebagai Pak Lurah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK. Sosok tersebut memiliki tugas membagi-bagikan uang hasil pungutan liar (pungli) di Rutan KPK.
"Pak Lurah itu adalah petugas rutan yang senior, yang dituakan. Dia yang membagi-bagikan uang hasil pungli itu ke anak buahnya," kata anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/1/2024).
Syamsuddin menjelaskan, ada koordinator yang memang ditugaskan untuk menjaga para tahanan di Rutan KPK. Dia menyebut posisi koordinator itu sebetulnya merupakan suatu hal yang normal. "Koordinator itu di bawah Pak Lurah," tutur Syamsuddin.
Masih belum diketahui soal identitas sosok Pak Lurah yang diduga punya kaitan dengan praktik pungli di Rutan KPK tersebut. Anggota Dewas KPK, Albertina Ho masih enggan mengumumkannya ke publik.
"Nanti pas putusan Anda tahu. Penjaga juga, sesama penjaga tetapi ada yang mengoordinasi itu," ungkap Albertina.
Sebelumnya, Dewas KPK mengungkapkan, ada oknum pegawai KPK yang diduga kecipratan uang ratusan juta rupiah hasil pungutan liar di Rutan KPK. Dugaan praktik pungli itu tengah diusut Dewas KPK dalam ranah pelanggaran etiknya.
Dalam perkara etik ini, Dewas KPK telah mengantongi 65 bukti berupa dokumen penyetoran uang dan lainnya. Sebagian pegawai KPK telah menjalani sidang etik atas dugaan praktik pungli ini akan dikenakan pasal penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan diri sendiri.
"Kalau kita hubungkan dengan uang-uang yang diterima, itu paling sedikit itu menerima Rp 1 juta, dan yang paling banyak menerima Rp 504 juta," ungkap Albertina, Senin (15/1/2024).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




