ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mendikdasmen: MPLS Bukan Ajang Perpeloncoan, Harus Ramah dan Edukatif!

Jumat, 11 Juli 2025 | 13:34 WIB
WA
WA
Penulis: Widi Agustian | Editor: WA
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membuka kegiatan Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat 11 Juli 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membuka kegiatan Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat 11 Juli 2025. (Beritasatu.com/Hana Kinarina)

Jakarta, Beritasatu.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah untuk tahun ajaran 2025/2026 bukanlah ruang untuk perpeloncoan atau ajang unjuk senioritas.

“Sesuai dengan namanya, perubahan nama itu tidak sekedar hanya formalitas belaka, tetapi memiliki spirit semangat agar MPLS tahun ini menjadi lebih ramah dan terarah bagi para murid baru,” ujar Mu'ti saat meluncurkan MPLS Ramah bersama penerima Beasiswa ADEM di Jakarta, Jumat (11/7/2025), dilansir dari Antara.

MPLS tahun ini tidak hanya memperkenalkan sistem dan lingkungan sekolah, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran terhadap isu-isu sosial seperti bahaya judi online, narkoba, dan kekerasan.

ADVERTISEMENT

Mu'ti menegaskan sejumlah larangan dalam pelaksanaan MPLS, termasuk:

  • Tugas yang tidak masuk akal atau tidak relevan, yang tidak mendukung tujuan edukatif.
  • Aktivitas yang mengarah pada perpeloncoan, baik fisik, verbal, maupun psikis.
  • Penggunaan atribut yang mempermalukan atau merendahkan murid, yang tidak memiliki nilai edukasi.

Selain larangan, MPLS Ramah juga akan diisi dengan kegiatan positif seperti:

  • Penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
  • Kegiatan Pagi Ceria
  • Penggalian minat, bakat, dan potensi murid melalui kegiatan ekstrakurikuler

Mu’ti menekankan bahwa MPLS adalah momen penting dalam membangun semangat belajar dan kesadaran murid untuk meraih masa depan gemilang.

“Tentu yang sangat penting adalah bagaimana sejak awal menanamkan kesadaran kepada semua murid tentang pentingnya menuntut ilmu, pentingnya belajar, pentingnya menempuh pendidikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk meraih kejayaan dan kesuksesan di masa yang akan datang,” ujar Mendikdasmen Mu'ti.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kisah Pilu Hisyam: Takut Sekolah dan Sembunyikan Bullying dari Ibu

Kisah Pilu Hisyam: Takut Sekolah dan Sembunyikan Bullying dari Ibu

BANTEN
Kemendikdasmen Turun Tangan Awasi MPLS Bebas Perundungan

Kemendikdasmen Turun Tangan Awasi MPLS Bebas Perundungan

NASIONAL
Kebijakan Kontroversial, DPR Laporkan Dedi Mulyadi ke Kemendikdasmen

Kebijakan Kontroversial, DPR Laporkan Dedi Mulyadi ke Kemendikdasmen

NASIONAL
Kebijakan Dedi Mulyadi Libatkan TNI-Polri dalam MPLS Tuai Kritik DPR

Kebijakan Dedi Mulyadi Libatkan TNI-Polri dalam MPLS Tuai Kritik DPR

JAWA BARAT
Dukung Program MBG, Kades Socorejo Bagikan Susu Gratis untuk Anak TK

Dukung Program MBG, Kades Socorejo Bagikan Susu Gratis untuk Anak TK

JAWA TIMUR
Tak Sekadar MPLS, SMK di Indramayu Beri Wawasan Bahaya Perkawinan Dini

Tak Sekadar MPLS, SMK di Indramayu Beri Wawasan Bahaya Perkawinan Dini

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon