ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkes: Sumenep Tertinggi Angka KLB Campak se-Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 10:42 WIB
DF
RA
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: RP
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengunjungi pasien campak di Sumenep, Jawa Timur.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengunjungi pasien campak di Sumenep, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Sumenep, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Sumenep saat ini menjadi daerah dengan kasus kejadian luar biasa (KLB) campak tertinggi di Indonesia. KLB penyakit campak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus meluas. Tercatat hingga Kamis (28/8/2025), jumlah kasus mencapai 2.103 dengan total 20 pasien meninggal dunia.

"Posisi Sumenep tertinggi nomor satu secara nasional dalam kasus KLB campak. Ini yang perlu kami koordinasikan agar tidak meluas. Untuk itu kami sengaja memantau langsung ke Sumenep," kata Menkes Budi, di Sumenep, Kamis (28/8/2025).

Dalam kunjungan ke tiga rumah sakit di Sumenep, Menkes Budi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dan jajaran Dinas Kesehatan Sumenep untuk meninjau kondisi pasien campak di tiga rumah sakit.

ADVERTISEMENT

"Dengan kolaborasi yang tertata, kita bisa menekan laju angka kasus campak ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sumenep Achmad Syamsuri menyatakan, vaksin MR1 dan MR2 untuk campak sejauh ini sudah terdistribusi secara bertahap ke seluruh puskesmas di Sumenep.

"Yang untuk di  kepulauan juga sudah kita kirim menggunakan kapal pada Selasa 26 Agustus 2025," terang Achmad.

Terkait KLB campak, Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini tengah menggencarkan program vaksinasi massal campak yang berlangsung hingga 16 September 2025.

"Kami terus evaluasi hasil per pekannya. Komunikasi ke puskesmas dan seluruh rumah sakit juga berjalan. Insyaallah dengan peran serta seluruh masyarakat, kami optimis KLB ini segera teratasi," tutup Achmad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KLB Campak Sumenep: 20 Anak Meninggal, 100 Orang Dirawat Intensif

KLB Campak Sumenep: 20 Anak Meninggal, 100 Orang Dirawat Intensif

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon