Banjir Bandang, Bulog Kirim Beras 1.245 Ton ke Sumatera
Sabtu, 29 November 2025 | 19:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan sebanyak 1.245.255 kilogram atau 1.245 ton beras siap disalurkan untuk warga yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara guna menjaga ketahanan pangan selama masa darurat.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/11/2025), Rizal menyampaikan bahwa bantuan tersebut disiapkan untuk mencukupi kebutuhan pangan selama 14 hari bagi masyarakat di tiga provinsi tersebut.
“Total dukungan beras selama 14 hari ke depan untuk tiga provinsi mencapai 1.245.255 kilogram,” ujar Rizal.
Ia menjelaskan bahwa jumlah beras yang disalurkan berasal dari usulan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing provinsi. Perhitungan kebutuhan dilakukan berdasarkan jumlah warga terdampak dan standar konsumsi harian yang ditetapkan pemerintah.
Untuk Provinsi Aceh, sebanyak 158.752 jiwa terdampak banjir dan membutuhkan 555.632 kilogram beras selama 14 hari. Bulog telah mulai menyalurkan bantuan tersebut.
“Permohonan dukungan beras untuk Aceh diajukan untuk 158.752 jiwa, dikalikan 250 gram per hari selama 14 hari. Totalnya 555.632 kilogram,” kata Rizal.
Di Sumatera Barat, bantuan diperuntukkan bagi 101.805 jiwa dengan kebutuhan mencapai 356.318 kilogram beras. Penyaluran akan diperkuat melalui jaringan gudang regional.
Sementara itu, Sumatera Utara mendapat alokasi 333.305 kilogram beras bagi 95.230 jiwa, sehingga seluruh wilayah terdampak memperoleh pasokan sesuai kebutuhan masa dua pekan.
Bulog menyiapkan seluruh stok bantuan melalui kantor wilayah dan cabang di tiap kabupaten dan kota, memastikan distribusi dilakukan cepat, tepat, dan aman hingga ke lokasi bencana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




