ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Relokasi Warga Tesso Nilo Dimulai, Satgas PKH Siapkan 8.077 Hektare

Rabu, 24 Desember 2025 | 18:23 WIB
MR
DM
Penulis: Muhammad Aulia Rahman | Editor: DM
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyiapkan lahan seluas 8.077 hektare untuk merelokasi penduduk yang bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kawasan konservasi yang selama ini terdampak aktivitas permukiman dan perkebunan.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyiapkan lahan seluas 8.077 hektare untuk merelokasi penduduk yang bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kawasan konservasi yang selama ini terdampak aktivitas permukiman dan perkebunan. (Beritasatu.com/Muhammad Aulia Rahman)

Jakarta, Beritasatu.com - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyiapkan lahan seluas 8.077 hektare untuk merelokasi penduduk yang bermukim di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemulihan kawasan konservasi yang selama ini terdampak aktivitas permukiman dan perkebunan.

“Satgas PKH telah menyiapkan lahan hasil penguasaan kembali seluas 8.077 hektare untuk relokasi penduduk kawasan TNTN,” kata Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Menurut Burhanuddin, Satgas PKH telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap penduduk serta sarana dan prasarana yang berada di kawasan TNTN. Hasilnya, tercatat terdapat tujuh permukiman yang tersebar di tujuh desa, dengan jumlah penduduk mencapai 5.733 keluarga atau sekitar 22.183 jiwa.

ADVERTISEMENT

Selain permukiman, di kawasan tersebut juga ditemukan 573 bangunan rumah, 12 sekolah, 52 rumah ibadah, serta 12 fasilitas kesehatan. Pendataan ini menjadi dasar perencanaan relokasi agar  pemindahan warga berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Jaksa agung menambahkan, hingga saat ini sebanyak 1.465 keluarga telah didaftarkan untuk mengikuti program relokasi. Bahkan, relokasi penduduk tahap pertama sudah mulai dilaksanakan. “Relokasi penduduk tahap I telah dilakukan pada 20 Desember 2025 terhadap 227 keluarga dari lahan perkebunan sawit seluas 6.330,78 hektare,” pungkasnya.

Program relokasi ini diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi ekologi Taman Nasional Tesso Nilo. Namun juga memberikan kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan legal bagi masyarakat terdampak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Relokasi, Warga TNTN Datangi Kantor Gubernur Riau

Tolak Relokasi, Warga TNTN Datangi Kantor Gubernur Riau

NUSANTARA
Kronologi Penemuan Anak Gajah yang Sudah Mati Membusuk di Riau

Kronologi Penemuan Anak Gajah yang Sudah Mati Membusuk di Riau

NUSANTARA
Relokasi Warga Taman Nasional Tesso Nilo Berpotensi Melanggar HAM

Relokasi Warga Taman Nasional Tesso Nilo Berpotensi Melanggar HAM

NASIONAL
Curiga Diracun, Polda Riau Usut Kematian Gajah Tari di Tesso Nilo

Curiga Diracun, Polda Riau Usut Kematian Gajah Tari di Tesso Nilo

KEPULAUAN RIAU

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon