ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kakorlantas: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 6,16 Persen

Selasa, 30 Desember 2025 | 18:56 WIB
CS
IC
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: CAH
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (Beritasatu.com/Stefani Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2024 tercatat sebanyak 150.096 kejadian. Angka tersebut menurun menjadi 141.608 kejadian pada 2025.

"Jadi turun 6,16% ini peristiwa kecelakaannya," ungkap Agus dalam acara rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam upaya pencegahan kecelakaan di jalan raya. Tidak hanya dari sisi jumlah kejadian, Korlantas Polri juga berhasil menekan angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Agus menjelaskan pada 2024 jumlah korban meninggal dunia mencapai 26.839 orang. Sementara pada akhir 2025, angka tersebut mengalami penurunan sebesar 19,8%.

"Jadi kita bisa menurunkan fatalitas orang meninggal dunia dalam satu tahun adalah sejumlah 5.122 orang," tutur Agus.

Menurut Agus, pencapaian tersebut tak terlepas dari berbagai upaya merangkul, edukatif, dan humanis yang terus digencarkan oleh jajaran Polantas di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Dikatakannya, salah satu program unggulan yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah program Polantas Menyapa, yang berfokus pada edukasi langsung kepada masyarakat.

Melalui program tersebut, Polantas (Polisi Lalu Lintas) tidak semata-mata melakukan penindakan terhadap pelanggaran, melainkan aktif mendatangi komunitas, pondok pesantren, fasilitas kesehatan, hingga sekolah-sekolah untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dibandingkan penegakan hukum pada umumnya. "Jadi penurunan (kecelakaan) cukup signifikan dan tentunya berkaitan dengan pelayanan publik ini sangat tergantung daripada bagaimana kita sebagai Polri yang berubah untuk melayani dan bukan untuk dilayani," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kronologi Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Padang, 4 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Padang, 4 Orang Tewas

NUSANTARA
Kronologi Pikap Tabrak Truk di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Tewas

Kronologi Pikap Tabrak Truk di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Tewas

JAWA BARAT
Gubernur Sumsel Berduka atas Tragedi Maut Bus ALS Muratara

Gubernur Sumsel Berduka atas Tragedi Maut Bus ALS Muratara

SUMATERA SELATAN
Polisi Tes DNA Identifikasi Korban Tabrakan Maut Bus ALS

Polisi Tes DNA Identifikasi Korban Tabrakan Maut Bus ALS

SUMATERA SELATAN
16 Korban Tabrakan Maut Bus ALS Dievakuasi ke RSUD Lubuklinggau

16 Korban Tabrakan Maut Bus ALS Dievakuasi ke RSUD Lubuklinggau

SUMATERA SELATAN
Kronologi Seorang Pemotor Tewas Ditabrak Minibus di Cadas Pangeran

Kronologi Seorang Pemotor Tewas Ditabrak Minibus di Cadas Pangeran

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon