Prabowo Sebut Ada Swasta Mau Manfaatkan Lumpur Banjir di Aceh
Kamis, 1 Januari 2026 | 18:09 WIB
Aceh Tamiang, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menyebutkan ada pihak swasta yang mengaku tertarik untuk memanfaatkan lumpur banjir bandang di Aceh. Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).
"Gubernur melaporkan ke saya, ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tetapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan ini saya kira bagus sekali (kalau ada swasta beli lumpur)," katanya.
Prabowo pun meminta pihak terkait untuk mengkaji ketertarikan pihak swasta tersebut sehingga dapat dieksekusi sesegera mungkin. Dengan begitu, ia mengaku, dapat membantu kerja pemerintah dalam melakukan pembersihan kuala atau muara sungai.
"Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai dapat bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem kita sudah siap. Saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya," jelasnya.
Sebelumnya, Prabowo menegaskan negara memiliki kemampuan penuh untuk menangani pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, tanpa perlu menetapkan status bencana nasional.
“Ketiga provinsi ini, kita sebagai bangsa dan negara mampu menghadapi. Kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan, keputusan tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap meremehkan kondisi yang dialami masyarakat terdampak. Menurutnya, pemerintah memandang bencana di wilayah Sumatera sebagai persoalan serius yang membutuhkan penanganan cepat, terukur, dan terkoordinasi.
Prabowo menambahkan, Indonesia masih memiliki 35 provinsi lain dengan beragam persoalan yang juga membutuhkan perhatian negara. Oleh karena itu, kemampuan fiskal dan kelembagaan negara harus dikelola secara cermat tanpa mengurangi keseriusan penanganan di Sumatera.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




