ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkes Fokus Awasi Mutu MBG untuk 55,1 Juta Penerima Manfaat

Kamis, 8 Januari 2026 | 19:07 WIB
IA
RA
Penulis: Ichsan Ali | Editor: RP
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus meninjau langsung proses distribusi program makan bergizi gratis (MBG) di  SMKN 1 Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus meninjau langsung proses distribusi program makan bergizi gratis (MBG) di SMKN 1 Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Jakarta, Beritasatu.com - Program makan bergizi gratis (MBG) kini menjangkau 55,1 juta penerima manfaat per hari. Angka ini melonjak signifikan dari target awal 6 juta orang. Seiring peningkatan cakupan tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan komitmennya dalam mengawal mutu dan keamanan pangan agar makanan yang dibagikan tetap aman, layak, dan higienis.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus menyampaikan, peran utama Kemenkes dalam pelaksanaan program MBG ini ada pada sektor pengawasan, khususnya terhadap standar keamanan pangan di dapur-dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

Pengawasan dilakukan melalui kerja sama antara program MBG dan dinas kesehatan di daerah, sebagai pihak yang bertugas memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kesehatan. Salah satu instrumen utama pengawasan, yakni sertifikasi laik higienis dan layak dikonsumsi bagi dapur SPPG.

ADVERTISEMENT

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 4.535 SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi. Artinya, seluruh proses mulai dari kebersihan dapur, pengolahan makanan, hingga pemeriksaan laboratorium telah melalui tahapan evaluasi menyeluruh oleh Kemenkes.

“Tidak semua dapur dapat langsung memperoleh sertifikat. Dapur yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan terlebih dahulu, demi menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat,” kata Benjamin seusai peninjauan distribusi MBG di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Melalui pengawasan tersebut, Kemenkes memastikan 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, mendapatkan asupan makanan yang aman dan bergizi. Capaian ini disebut Benjamin sebagai langkah luar biasa dalam perjalanan MBG menuju target nasional 82 juta penerima manfaat.

“Kalau kita melihat angka-angka pelayanan hari ini ada 55,1 juta penerima manfaat. Baik anak sekolah maupun ibu-ibu hamil, ini suatu hal yang luar biasa dari target 82 juta target program ini,” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

MBG Disebut Langgar HAM, Bagaimana Respons Kementerian HAM?

MBG Disebut Langgar HAM, Bagaimana Respons Kementerian HAM?

NASIONAL
Daerah 3T Jadi Tantangan Terberat Program Makan Bergizi Gratis

Daerah 3T Jadi Tantangan Terberat Program Makan Bergizi Gratis

MULTIMEDIA
apur MBG Tak Sesuai SOP Bakal Disuspend! Ini Aturan Baru Tata Kelola

apur MBG Tak Sesuai SOP Bakal Disuspend! Ini Aturan Baru Tata Kelola

MULTIMEDIA
Intip Menu Makan Siang Sekolah Dunia: Brasil Berbasis Lokal, China Terpusat!

Intip Menu Makan Siang Sekolah Dunia: Brasil Berbasis Lokal, China Terpusat!

MULTIMEDIA
Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG? Ini Penjelasan Istana

Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG? Ini Penjelasan Istana

NASIONAL
Prabowo Apresiasi Pelaksana MBG Jangkau Wilayah Terpencil

Prabowo Apresiasi Pelaksana MBG Jangkau Wilayah Terpencil

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon