Mendagri Pede Rehabilitasi Pascabencana Sumbar Tuntas sebelum Ramadan
Jumat, 16 Januari 2026 | 10:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menyatakan optimistis proses rehabilitasi pascabencana di Sumatera Barat akan tuntas sebelum memasuki bulan Ramadan 2026.
Ia menilai percepatan pemulihan dapat dicapai dengan fokus pada dua aspek utama, yaitu perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan pengungsi.
“Kalau untuk Sumatera Barat, saya sangat pede sekali sebelum Ramadan itu akan kembali normal,” ujar Tito dalam konferensi pers seusai Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Tito menyebut, kunci utama pemulihan adalah memastikan akses jalan kembali berfungsi agar distribusi logistik dan layanan bantuan ke daerah terdampak bisa berjalan lancar. Selain itu, pengurangan jumlah pengungsi juga menjadi prioritas dengan mendorong relokasi ke hunian sementara (huntara) serta penyaluran dana tunggu hunian bagi warga terdampak.
Untuk wilayah Sumatera Utara, Tito menyoroti fokus penanganan di sejumlah titik utama seperti Desa Garoga di Tapanuli Selatan dan kawasan terdampak di Tapanuli Tengah.
Menurutnya, rumah-rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang sudah dibantu perbaikannya, sedangkan warga yang rumahnya rusak berat diarahkan untuk segera menempati huntara atau memanfaatkan dana tunggu hunian dari pemerintah.
“Kalau yang berat ini tinggal pindah ke hunian sementara, atau sudah menerima dana tunggu hunian,” tegasnya.
Sementara itu, proses rehabilitasi di Aceh menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena faktor geografisnya yang bervariasi berupa pegunungan dan dataran rendah.
Tito menyebut percepatan bisa dilakukan jika ada tambahan personel dari TNI, Polri, serta sekolah kedinasan. “Kalau ada tambahan pasukan, 15.000 saja, saya yakin dua minggu selesai,” ucap Tito.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




