Istana Tanggapi OTT Bupati Pati dan Wali Kota Madiun
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah, yakni Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi.
Menurut Prasetyo, kondisi ini menjadi sebuah keprihatinan bagi bangsa.
"Tentunya kami prihatin kembali terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh kepala daerah," kata Prasetyo, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Prasetyo lantas mengingatkan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa permasalahan korupsi harus menjadi pekerjaan rumah untuk bersama-sama diperangi.
"Betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi, berkali-kali dalam berbagai forum, Bapak presiden terus mengingatkan hal tersebut," tegasnya.
Diketahui, KPK telah melakukan OTT dan menangkap Bupati Pati Sudewo, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026) lalu. Pada hari yang sama, KPK juga melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya.
Selanjutnya, KPK menetapkan Sudewo sebagai salah satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Begitu pun Maidi yang ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana CSR serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




