Prabowo Janji Desa Nelayan Dapat Kapal Tangkap 5-30 GT
Selasa, 3 Februari 2026 | 06:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto berjanji menyalurkan kapal-kapal penangkap ikan berukuran 5 hingga 30 gross tonnage (GT) kepada masyarakat di desa-desa nelayan. Program ini ditujukan agar nelayan dapat melaut lebih lama dan meningkatkan hasil tangkapan.
Penyaluran kapal tersebut merupakan bagian dari program strategis Kampung Nelayan Merah Putih, yakni rencana modernisasi sekitar 12 juta kampung nelayan di seluruh Indonesia.
“Salah satu program kita yang sangat strategis adalah kampung nelayan. Ada 12 juta kampung nelayan yang akan kita modernisasi. Setiap kampung nelayan akan kita bangun jetty atau dermaga kecil, pabrik es, cold storage, dan kita bantu kapal-kapal ikannya,” ujar Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/20026).
Prabowo menjelaskan, selain kapal berukuran 5 GT, pemerintah juga menyiapkan kapal penangkap ikan berukuran hingga 30 GT. Dengan begitu, ia berharap setiap desa nelayan setidaknya mendapatkan satu unit kapal.
Presiden mengungkapkan, pemerintah telah menjalankan pilot project Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Biak Numfor, Papua, yang menunjukkan hasil signifikan. “Kita sudah punya pilot project di Biak yang terbukti meningkatkan hasil hampir 60%,” ujar Prabowo.
Sejak beberapa bulan terakhir, modernisasi kampung nelayan telah dikerjakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hingga awal 2026, tercatat 19 Kampung Nelayan Merah Putih telah beroperasi.
Kampung nelayan tersebut tersebar di berbagai daerah, antara lain Tolitoli (Sulawesi Tengah), Bumiharjo (Jawa Tengah), Pujiharjo (Jawa Timur), Lebetawi (Maluku), Gebang Mekar (Jawa Barat), Karang Duwur (Jawa Tengah), Poncosari (Yogyakarta), serta Bulukumba (Sulawesi Selatan).
Dari Kampung Nelayan Merah Putih di Bulukumba, hampir satu ton ikan segar berhasil diekspor ke Arab Saudi untuk pertama kalinya pada 9 Januari 2026.
Terkait pengadaan kapal, Prabowo juga mengungkapkan telah bertemu langsung dengan CEO Babcock, David Lockwood, di London pada Januari 2026. Babcock merupakan galangan kapal ternama dunia yang berbasis di Inggris.
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari kemitraan maritim Indonesia-Inggris. Prabowo mengaku Inggris mendukung rencana Indonesia membangun 1.500 kapal penangkap ikan guna memperkuat sektor kelautan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




