ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jadi Tersangka Narkoba, AKP Malaungi Ajukan Praperadilan

Kamis, 12 Februari 2026 | 17:27 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni menunjukkan lembaran BAP kliennya dalam status tersangka peredaran narkoba yang menampilkan bukti chat dengan AKBP Didik Putra Kuncoro dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (12/2/2026).
Kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni menunjukkan lembaran BAP kliennya dalam status tersangka peredaran narkoba yang menampilkan bukti chat dengan AKBP Didik Putra Kuncoro dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (12/2/2026). (Antara/Dhimas BP)

Mataram, Beritasatu.com – AKP Malaungi akan mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkotika saat menjabat sebagai kasat narkoba Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami tidak rela klien kami (AKP Malaungi) sendiri yang dijadikan tersangka dan karena itu kami akan segera lakukan gugatan praperadilan terkait penetapan sebagai tersangka," kata kuasa hukum AKP Malaungi, Asmuni dalam konferensi pers di Mataram, Kamis (12/2/2026).

Menurut dia, penyidik pada Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB terkesan memaksakan dan tergesa-gesa dalam menetapkan AKP Malaungi sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

"Dalam kasus ini, masih banyak orang yang terlibat belum diperiksa, termasuk Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, ini ada apa?" ujarnya dikutip dari Antara.

Asmuni menyampaikan hal tersebut dari pantauan penyidikan selama memberikan pendampingan hukum kepada AKP Malaungi. AKBP Didik sebagai atasan AKP Malaungi yang diyakini kliennya terlibat dalam kasus ini, tidak nampak di penyidikan.

"Kami kecewa di sini, patut diduga ada upaya menyembunyikan orang yang namanya AKBP Didik Putra Kuncoro yang sampai saat ini belum kita ketahui dimana. Ada yang menyatakan dia di Denpasar, ada yang bilang dia di Mabes Polri, belum jelas semua," ucap dia.

Bahkan, Asmuni pun mengakui bahwa dirinya berupaya menanyakan tentang status dan keberadaan AKBP Didik secara langsung kepada Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj.

"Kemarin sempat komunikasi dengan dirresnarkoba Polda NTB, katanya akan dilakukan pencekalan. Tanya imigrasi lagi, belum tentu hari ini bisa keluar, ini patut pertanyakan," ujarnya.

Dari penelusuran pihaknya, AKBP Didik baru sebatas menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik Bidang Propam Polda NTB.

"Akhirnya yang kita tahu, baru di propam saja diperiksa. Yang pidana umumnya (kasus narkoba) belum ada sama sekali," ucap Asmuni.

Begitu juga dengan sabu-sabu yang berada dalam penguasaan AKP Malaungi sebanyak 488 gram. Barang haram yang ditemukan di rumah dinas AKP Malaungi di kompleks Asrama Polres Bima Kota itu, jelas dia, merupakan titipan dari bandar narkoba bernama Koko Erwin.

"Barang haram yang ditemukan di rumah dinas itu adalah milik Koko Erwin yang juga kita tidak tahu di mana rimbanya. Yang jadi pertanyaan semua pihak, di mana Koko Erwin yang punya barang haram ini? Polda NTB belum bisa tentukan di mana Koko Erwin itu," katanya.

Dia menyampaikan kliennya sudah mengakui di hadapan penyidik bahwa dirinya bersalah melakukan perbuatan pidana.

Namun, kliennya dengan tegas di hadapan penyidik menyatakan bahwa kesalahan tersebut dijalankan atas sepengetahuan dan perintah AKBP Didik sebagai atasan.

"Ingat, klien kami ini dibebankan untuk beli mobil Alphard keluaran terbaru seharga Rp 1,8 miliar. Itu yang membuat klien kami tertekan, semua ada buktinya dan sudah sudah dituangkan dalam BAP. Klien kami terbuka," ujar Asmuni.

Ia pun berharap agar penanganan kasus ini mendapat atensi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo maupun Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo.

"Semoga Pak Kapolri dan kapolda NTB mendengar apa yang disampaikan ini. Kalau mau berantas, berantas semua, kalau pun gulung, gulung semua, ini narkoba, sudah jelas dampak buruknya bagi masyarakat kita," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hendak Kabur, Bandar Narkoba Koko Erwin Ditangkap Bareskrim

Hendak Kabur, Bandar Narkoba Koko Erwin Ditangkap Bareskrim

NASIONAL
Melawan, AKP Malaungi Ajukan Banding Sanksi Pemecatan

Melawan, AKP Malaungi Ajukan Banding Sanksi Pemecatan

NASIONAL
Kasus Narkoba Bima: AKP Malaungi Klaim Jalankan Perintah Kapolres

Kasus Narkoba Bima: AKP Malaungi Klaim Jalankan Perintah Kapolres

NUSANTARA
Kasat Narkoba Polres Bima Ditangkap karena Terlibat Jaringan Narkotika

Kasat Narkoba Polres Bima Ditangkap karena Terlibat Jaringan Narkotika

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon