KPK Amankan 5 Koper Uang Tunai Rp 5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
Jumat, 13 Februari 2026 | 21:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pengaturan jalur impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Terbaru, KPK melakukan penggeledahan di lokasi pihak terkait di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan pada hari ini, Jumat (13/2/2026) dan berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp 5 miliar.
"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Ditjen Bea dan Cukai, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di lokasi pihak terkait, di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).
Budi mengatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan identitas pihak terkait yang digeledah. Termasuk, Budi enggan memastikan, apakah penggeledahan tersebut berlangsung di kantor atau di rumah. Yang jelas, kata Budi, uang tunai tersebut terbagi dalam sejumlah mata uang asing dan disimpan dalam lima koper.
"Dalam penggeledahan tersebut, tim mengamankan barang bukti lima koper berisi uang tunai senilai Rp 5 miliar lebih. Uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar AS, dolar Singapura, dolar Hong Kong hingga ringgit," beber dia.
Selain untuk tunai, kata Budi, penyidik KPK juga mengamankan barang bukti dalam bentuk dokumen dan barang bukti elektronik atau BBE lainnya. KPK akan mempelajari dan menganalisis barang bukti-barang bukti yang diperoleh dari hasil penggeledahan untuk memperkuat bukti awal saat terjadi operasi tangkap tangan atau OTT.
"Penyidik akan mendalami setiap barang bukti yang diamankan dalam giat penggeledahan ini," tandas Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




