ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPK Ungkap Rp 5 Miliar Kasus Bea Cukai Disimpan di Safe House Ciputat

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:18 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan lokasi penemuan uang Rp 5 miliar dalam kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Uang yang disimpan dalam lima koper itu ditemukan penyidik di sebuah safe house di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, saat penggeledahan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan lokasi penemuan uang Rp 5 miliar dalam kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Uang yang disimpan dalam lima koper itu ditemukan penyidik di sebuah safe house di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, saat penggeledahan pada Jumat, 13 Februari 2026. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap lokasi penemuan uang Rp 5 miliar dalam kasus dugaan korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Uang yang disimpan dalam lima koper itu ditemukan penyidik di sebuah safe house di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, saat penggeledahan pada Jumat (13/2/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lokasi penyimpanan uang tersebut berbeda dari safe house yang sebelumnya diungkap dalam perkara yang sama. 

ADVERTISEMENT

“Uang dalam koper yang diamankan saat penyidik melakukan penggeledahan adalah di safe house. Penyidik tentunya akan mendalami temuan lima koper berisi uang tersebut,” ujar Budi, Rabu (18/2/2026).

KPK masih mendalami kepemilikan rumah tersebut, termasuk kemungkinan apakah properti itu milik atau disewa oleh oknum pejabat DJBC. Selain uang tunai Rp 5 miliar lebih, penyidik juga menyita dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) untuk memperkuat konstruksi perkara.

Uang dalam lima koper itu terdiri dari berbagai pecahan mata uang, yakni rupiah, dolar Amerika Serikat (US$), dolar Singapura (SGD), dolar Hong Kong, hingga ringgit Malaysia. KPK juga tengah menelusuri dugaan aliran dana hasil korupsi serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam modus pengondisian jalur masuk barang impor.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus korupsi Bea Cukai, KPK sebelumnya mengamankan total uang senilai Rp 40,5 miliar serta logam mulia seberat 5,3 kilogram dengan nilai sekitar Rp 15,7 miliar.

Barang bukti tersebut, meliputi Rp 1,89 miliar uang tunai rupiah, US$ 182.900, 1,48 juta Dolar Singapura, 550.000 Yuan Jepang, logam mulia 2,5 kilogram (kg) atau sekitar Rp 7,4 miliar, logam mulia 2,8 kg (Rp 8,3 miliar), dan satu jam tangan mewah senilai Rp 138 juta.

KPK telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Ditjen Bea Cukai. Mereka terdiri dari pejabat DJBC serta pihak swasta terkait importasi barang. Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama, sejak 5 hingga 24 Februari 2026, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Kasus korupsi Bea Cukai ini masih terus dikembangkan, termasuk penelusuran aliran dana dan potensi tersangka baru yang diduga terlibat dalam praktik pengaturan jalur impor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KPK Periksa Pengusaha Rokok Soal Pengurusan Cukai di Ditjen Bea Cukai

KPK Periksa Pengusaha Rokok Soal Pengurusan Cukai di Ditjen Bea Cukai

NASIONAL
KPK Sita Mobil dan Uang Rp 1 Miliar dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sita Mobil dan Uang Rp 1 Miliar dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

NASIONAL
KPK Resmi Tahan Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Terkait Gratifikasi

KPK Resmi Tahan Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Terkait Gratifikasi

NASIONAL
KPK Dalami Asal Uang Rp 5 M di Safe House Bea Cukai

KPK Dalami Asal Uang Rp 5 M di Safe House Bea Cukai

NASIONAL
KPK Bidik Dirjen Bea Cukai, Bakal Dipanggil?

KPK Bidik Dirjen Bea Cukai, Bakal Dipanggil?

NASIONAL
KPK Sebut Ada Praktik Korupsi Lain di Tubuh Bea Cukai

KPK Sebut Ada Praktik Korupsi Lain di Tubuh Bea Cukai

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT