Anggota DPR Soroti Diplomasi RI dalam Konflik Iran dengan Israel-AS
Senin, 2 Maret 2026 | 09:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, buka suara terkait kemampuan diplomasi Indonesia untuk menjadi fasilitator dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang semakin memanas saat ini.
Politisi PDIP itu menilai masuknya Indonesia saat ini berada dalam keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump, yang menurutnya membuat posisi Indonesia kemungkinan dapat kurang netral di mata Iran.
"Melalui keterlibatan dalam Board of Peace (BoP), sulit rasanya membayangkan Iran bisa menerima dengan mudah," ujar TB Hasanuddin saat dihubungi, Senin (2/3/2026).
TB Hasanuddin menekankan, menjadi fasilitator bukan sekadar peran simbolik. Ada konsekuensi serius terkait waktu, tenaga, dan anggaran negara. Dia juga meragukan komitmen pemerintah untuk terlibat dalam jangka panjang.
"Dialog tidak hanya satu atau dua kali. Pertanyaannya, apakah presiden atau menteri luar negeri sudah benar-benar siap?" katanya.
Selain itu, dia menilai Indonesia seharusnya fokus mengambil peran mediasi di kawasan sendiri, misalnya dalam konflik perbatasan Thailand dan Kamboja, daripada melibatkan diri di konflik jauh seperti Iran.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif di kawasan Timur Tengah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




