ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga BBM Diminta Dievaluasi, Anggota DPR Soroti Beban APBN

Jumat, 3 April 2026 | 10:53 WIB
IO
DM
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: DM
Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, meminta pemerintah segera mengevaluasi kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah.
Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, meminta pemerintah segera mengevaluasi kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah. (Antara/Agatha Olivia Victoria)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR, Rivqy Abdul Halim, meminta pemerintah segera mengevaluasi kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyoroti potensi beban terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) jika harga BBM terus ditahan.

 Baca Juga: Kebijakan WFH Jadi Langkah Taktis Tekan Konsumsi BBM

“Kebijakan pemerintah menahan harga BBM di tengah gejolak harga minyak mentah dunia menempatkan PT Pertamina (Persero) dalam posisi yang cukup menantang secara finansial,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

ADVERTISEMENT

Rivqy menegaskan, pemerintah perlu memberikan kejelasan terkait skema kompensasi agar beban tersebut tidak mengganggu operasional Pertamina dalam jangka panjang.

Selain itu, Rivqy juga mendorong agar alokasi anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi dipastikan tersedia dalam jumlah memadai. Hal ini penting untuk menghindari gangguan arus kas pada perusahaan pelaksana. 

“Jangan sampai kebijakan yang berniat baik ini justru menimbulkan beban utang baru yang membahayakan struktur keuangan negara pada masa depan,” tegasnya.

Rivqy menilai evaluasi berkala terhadap harga BBM menjadi hal yang mutlak dilakukan. Langkah ini dinilai penting untuk menyesuaikan kebijakan dengan kondisi riil, baik di pasar global maupun domestik.

“Pemerintah harus melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan penahanan harga BBM dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, kemampuan fiskal negara, serta dampaknya terhadap daya beli masyarakat,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BBM Melonjak, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum 30 Hari

BBM Melonjak, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum 30 Hari

INTERNASIONAL
Siap-siap! Kebijakan Energi Bisa Berubah Kapan Saja

Siap-siap! Kebijakan Energi Bisa Berubah Kapan Saja

EKONOMI
Update Harga Minyak: Naik Tajam 8 Persen Lebih

Update Harga Minyak: Naik Tajam 8 Persen Lebih

EKONOMI
Peran Kunci Pertamina Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Perang Iran

Peran Kunci Pertamina Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Perang Iran

EKONOMI
Dilema Harga BBM, Antara Beban Fiskal dan Daya Beli Masyarakat

Dilema Harga BBM, Antara Beban Fiskal dan Daya Beli Masyarakat

EKONOMI
Sampai Kapan Harga BBM Tidak Naik?

Sampai Kapan Harga BBM Tidak Naik?

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT