ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prabowo Ingin Model Serupa Pengolahan Sampah Banyumas di Bantar Gebang

Selasa, 28 April 2026 | 22:37 WIB
IA
MA
Penulis: Ichsan Ali | Editor: MA
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Banyumas yang dinilai efektif, karena mampu mengolah 574,52 ton sampah per hari dari timbulan 738,84 ton.
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Banyumas yang dinilai efektif, karena mampu mengolah 574,52 ton sampah per hari dari timbulan 738,84 ton. (BPMI/Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Banyumas, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo mengapresiasi sistem pengelolaan sampah di Banyumas yang dinilai efektif. Sistem tersebut mampu mengolah 574,52 ton sampah per hari dari total timbulan 738,84 ton.

Menurut Prabowo, model pengolahan sampah di Banyumas akan dikembangkan secara nasional, termasuk untuk mengatasi persoalan sampah di TPST Bantar Gebang.

ADVERTISEMENT

Ia menilai pendekatan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir di Banyumas merupakan terobosan yang layak diterapkan di daerah lain karena menggunakan teknologi tepat guna dan mayoritas berbasis produk lokal.

"Ini suatu terobosan inisiatif yang sangat baik kita lakukan istilahnya pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi yang tidak terlalu canggih tapi efektif sebagian besar produk lokal, dalam suatu rangkaian sistem dari rumah tangga sampai ke kabupaten jadi ini sangat efektif," ujar Prabowo.

Sistem tersebut mencakup pemilahan sampah di tingkat rumah tangga (hulu), pengolahan berbasis masyarakat di fasilitas TPST/TPS3R menggunakan mesin pemilah dan pencacah (tengah), hingga pemrosesan residu di TPST BLE (hilir).

Menanggapi tantangan pengelolaan sampah di berbagai daerah, termasuk Bantar Gebang, Prabowo menegaskan bahwa penanganan sampah kini menjadi prioritas nasional. Pemerintah menargetkan pengendalian sampah secara menyeluruh dalam beberapa tahun ke depan.

"Ya semua, kita kembangkan. Sampah pengolahan sampah sekarang jadi prioritas nasional dalam 2-3 tahun harus kita kendalikan sampah seluruh Indonesia," ucap Prabowo.

Upaya ini juga sejalan dengan target Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk mencapai kondisi bebas sampah (zero waste) pada 2028 melalui penguatan sistem pengelolaan yang terintegrasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon