Prabowo Akan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:41 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2026 yang akan berlangsung di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kehadiran kepala negara menjadi salah satu agenda penting dalam forum strategis NU yang membahas persiapan menuju Muktamar serta berbagai isu keagamaan dan kebangsaan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan Munas-Konbes NU 2026 terus dimatangkan. Forum tersebut akan diikuti pengurus PBNU dan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari seluruh Indonesia.
Menurut Gus Ipul, pembukaan kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri, sementara penutupan akan digelar di STAI Syaichona Moh Cholil, Bangkalan, Madura, pada Selasa (23/6/2026).
"Insyaallah Presiden Prabowo Subianto akan hadir pada acara penutupan," ujar Gus Ipul di Kediri, Sabtu (20/6/2026).
Ia menjelaskan peserta Munas-Konbes mulai berdatangan sejak Jumat (19/6). Hingga Sabtu siang, seluruh delegasi dari PBNU maupun PWNU telah tiba di Kediri untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Panitia telah menyiapkan sejumlah hotel sebagai lokasi registrasi dan akomodasi peserta sebelum mereka diberangkatkan menuju Pesantren Al Falah untuk mengikuti pembukaan forum.
Sebagai ketua organizing committee Munas-Konbes NU 2026, Gus Ipul menyebut forum tersebut memiliki peran penting dalam menyiapkan agenda Muktamar NU mendatang. Sejumlah materi strategis akan dibahas, termasuk penyusunan bahan muktamar, usulan lokasi penyelenggaraan, serta berbagai persoalan keagamaan yang menjadi perhatian warga Nahdliyin.
"Forum ini merupakan bagian penting dari proses menuju Muktamar NU. Selain membahas agenda organisasi, juga akan dibahas sejumlah isu keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat," katanya.
Dalam pelaksanaannya, sidang Munas-Konbes akan dibagi ke dalam enam komisi. Komisi tersebut meliputi Bahtsul Masail Waqi'iyah, Bahtsul Masail Maudluiyyah, Bahtsul Masail Qanuniyah, Komisi Organisasi, Komisi Program, serta Komisi Rekomendasi yang bertugas merumuskan keputusan dan rekomendasi strategis forum.
Sementara itu, panitia juga menyiapkan sistem pengamanan berlapis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Wakil Ketua Seksi Keamanan Munas-Konbes NU, Muchamad Nabil Haroen, mengatakan sekitar 400 personel dari berbagai badan otonom NU akan diterjunkan selama acara berlangsung.
Personel pengamanan berasal dari Ansor, Banser, Pagar Nusa, Pasukan Inti, Corps Brigade Pembangunan (CBP) IPNU, KPP IPNU, hingga Garda Fatayat. Dari seluruh unsur tersebut, Pagar Nusa menjadi kontributor personel terbesar dengan sekitar 160 anggota.
Menurut Gus Nabil, mayoritas petugas pengamanan berasal dari Jawa Timur untuk memudahkan koordinasi dan pengendalian selama pelaksanaan kegiatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




