Dewas KPK: Penyidik Stepanus Robin Terima Uang Rp 1,6 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dewas KPK: Penyidik Stepanus Robin Terima Uang Rp 1,6 Miliar

Senin, 31 Mei 2021 | 16:27 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat atau memecat penyidik lembaga antikorupsi dari Polri, Stepanus Robin Pattuju. Dalam pertimbangan putusannya, Majelis Etik Dewas KPK menyatakan Stepanus telah menikmati uang suap Rp 1,6 miliar. Suap itu diduga diterima Stepanus terkait penanganan perkara dugaan korupsi, salah satunya di Kota Tanjungbalai.

"Terperiksa telah menikmati hasil dari perbuatannya berupa uang kurang lebih sejumlah Rp 1.697.500.000," kata anggota Dewas KPK Albertina Ho di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Selain telah menikmati uang yang diterimanya, Stepanus dinilai Majelis Etik Dewas telah menyalahgunakan kepercayaan pimpinan dan instansi saat penanganan perkara. Sementara tidak ada hal yang meringankan dari tindakan Robin. "Hal yang meringankan tidak ada," tegas Albertina.

Diketahui, Majelis Etik Dewas KPK memutuskan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju melanggar kode etik berat lantaran bertemu dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Tanjungbalai. Bahkan, Stepanus menerima suap terkait penanganan perkara tersebut. Atas pelanggaran yang dilakukannya, Stepanus diberhentikan secara tidak terhormat atau dipecat dari jabatannya sebagai Pegawai KPK.

Stepanus yang juga merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjung Balai tahun 2020-2021 telah menyalahgunakan surat penyidik untuk kepentingan pribadi. Stepanus juga telah menyalahgunakan tanda pengenal KPK untuk kepentingan pribadinya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Suksesi di Pura Magkunegaran Solo Bakal Mulus

Suksesi bakal berjalan mulus dan tidak akan terjadi konflik antarketurunan raja.

NASIONAL | 27 September 2021

Minta Pajak Bank Panin Dikurangi, Veronika Lindawati Mengaku Utusan Mu'min Ali

Veronika Lindawati mengaku sebagai utusan pemilik PT Pan Indonesia atau Bank Panin saat meminta tim pemeriksa pajak menurunkan nilai pajak Bank Panin.

NASIONAL | 27 September 2021

Denny JA: Saatnya Karya Anak Bangsa Go International

Dalam peluncuran Web Puisi dalam bahasa Inggris, Denny JA mengatakan saatnya karya anak bangsa go international.

NASIONAL | 27 September 2021

Walikota Jakarta Utara dan Taspen Serahkan SK Pensiun kepada 13 ASN

Sebanyak 13 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Utara yang memasuki masa purnabakti terhitung 1 Oktober 2021 menerima secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pensiun Aparatur Sipil Negara dan Surat Keputusan (SK) Pensiun Janda/Duda/Yatim, yang diselenggarakan oleh Suku Badan Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Utara

NASIONAL | 27 September 2021

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran Ribuan Botol Miras

Polresta Malang Kota, menggagalkan peredaran ribuan minuman keras (miras) jenis arak Bali.

NASIONAL | 27 September 2021

Nadiem: Baru 40% Sekolah Terapkan PTM Terbatas

Nadiem Anwar Makarim mengatakan, saat ini baru 40% sekolah terapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

NASIONAL | 27 September 2021

2,8% Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Nadiem: Data Kumulatif sejak 2020

Nadiem Anwar Makarim mengatakan, data yang beredar 2,8% satuan pendidikan yang menjadi klaster Covid-19 merupakan data kumulatif yang dilaporkan sejak 2020

NASIONAL | 27 September 2021

LSM di Sulut Minta Aparat Daerah Konsisten Berantas PETI

LSM di Sulut mengapresiasi ketegasan KLHK dan Bareskrim Polri dalam menghentikan aktivitas PETI.

NASIONAL | 27 September 2021

Kabareskrim: Pabrik Obat Ilegal di DIY Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan, pabrik obat ilegal di Daerah Istimewa Yogyakarta, diperkirakan mampu mendapatkan omzet sebesar Rp 2 miliar per hari

NASIONAL | 27 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 27 September 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings