ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Citayam Fashion Week, Puan: Energi Kreatif Anak Muda Diwadahi

Rabu, 27 Juli 2022 | 22:17 WIB
YP
CP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: PAAT
Sekelompok ibu-ibu
Sekelompok ibu-ibu "SCBD" juga tak mau kalah aksi berjalan bak model memamerkan gaya outfitnya di zebra cross Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Sabtu 23 Juli 2022. Meski diguyur hujan, suasana sekitar zebra cross Stasiun Dukuh Atas tetap ramai oleh muda-mudi yang datang dari Sudirman, Citayam, Bojong Gede, Depok (SCBD) menghabiskan waktu liburan akhir pekannya dan menampilkan gaya outfitnya. (BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah/Emral Firdiansyah)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi energi kreatif anak-anak muda yang ditampilkan dalam pagelaran busana di Dukuh Atas, Jakarta, atau sekarang dikenal Citayam Fashion Week (CFW). Menurut Puan, kegiatan generasi muda bangsa tersebut harus diwadahi, terlebih fenomena tersebut sudah menjalar ke berbagai daerah, seperti Bandung, Surabaya dan Malang.

"Kalaupun Citayam Fashion Week di Dukuh Atas harus ditutup karena alasan kemacaten, keamanan dan ketertiban, maka harus dicarikan tempat lain yang kondusif agar energi kreativitas anak-anak muda tersebut tetap bisa tersalurkan," kata Puan kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Personel Gabungan Dikerahkan Pantau Citayam Fashion Week

Puan meminta pemerintah, khususnya pemerintah daerah (pemda), untuk memperbanyak ruang publik yang kondusif bagi anak-anak muda untuk berkreativitas, seperti CFW.

ADVERTISEMENT

"Ruang publik harus aman, nyaman dan juga inklusif. Artinya semua warga dari berbagai kalangan mempunyai hak yang sama untuk mengakses ruang publik tersebut, tanpa membeda-bedakan latar belakang," kata cucu Bung Karno ini.

Puan menegaskan ruang publik inklusif juga mensyaratkan penegakan aturan, baik aturan hukum maupun etika yang dijunjung bersama. Dia berharap kreativitas tetap dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

Baca Juga: DJKI: Baim Wong Tarik Permohonan Merek Citayam Fashion Week

"Jadi, ruang publik selain harus bebas diakses oleh semua warga dari berbagai latar belakang, tetapi warga juga harus menaati aturan yang berlaku. Dari ruang publik yang kondusif seperti inilah kreativitas, bahkan ide-ide kreativitas baru akan muncul," ujarnya.

Lebih jauh, Puan mengimbau kepada anak-anak muda yang aktif dalam kegiatan CFW dan sejenisnya yang mulai marak di berbagai daerah, hendaknya tidak melupakan pendidikan formal.

"Kreatif boleh, tetapi jangan tinggalkan sekolah. Karena sekolah formal akan memberi fondasi kuat bagi anak-anak muda untuk melakukan kegiatan-kegiatan kreatif," kata Puan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon